OJK Tasikmalaya Bekali 91 Anggota Pramuka dengan Literasi Keuangan dan Bahaya Judi Online

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:21 WIB
OJK Tasikmalaya bersama  Bank bjb Tasikmalaya  memberikan edukasi keuangan kepada 91 anggota Pramuka di SMPN 2 Tasikmalaya dan SMPN 1 Tasikmalaya. (Dok. AMS)
OJK Tasikmalaya bersama Bank bjb Tasikmalaya memberikan edukasi keuangan kepada 91 anggota Pramuka di SMPN 2 Tasikmalaya dan SMPN 1 Tasikmalaya. (Dok. AMS)

Selain pengelolaan keuangan, edukasi OJK juga menyoroti maraknya layanan pinjaman daring serta risiko pinjaman online ilegal.

Para peserta diperkenalkan dengan karakteristik penyelenggara pinjaman daring yang legal dan berbagai risiko yang dapat muncul apabila menggunakan layanan keuangan ilegal.

Nofa mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak terburu-buru menggunakan suatu produk atau layanan keuangan hanya karena mudah diakses.

Baca Juga: Prajurit TNI Viral Dipeluk Komandan saat Kelulusan, Ternyata Emaknya Ada di Lokasi tapi Tak Kenali Anaknya

"OJK akan selalu menekankan pentingnya memastikan legalitas suatu layanan keuangan sebelum menggunakannya dan menjaga keamanan data pribadi," katanya.

Menurutnya, literasi keuangan tidak cukup hanya dengan memahami cara mengatur uang. Generasi muda juga harus memiliki kemampuan mengenali risiko, memeriksa legalitas penyedia layanan, serta memahami karakteristik produk keuangan sebelum mengambil keputusan.

Dengan pemahaman tersebut, generasi muda diharapkan mampu membangun kondisi finansial yang lebih sehat, aman, dan sejahtera di masa depan.

Baca Juga: Tangis Celina Olivia Usai Bawa Baki Paskibraka HUT RI ke-81, Prabowo Ikut Terharu

Nilai Pramuka dan Kecerdasan Finansial

Edukasi yang mengusung materi "Edukasi Keuangan Cerdas Keuangan dan Waspada Aktivitas Keuangan Ilegal" tersebut disampaikan oleh Tim Edukasi OJK Tasikmalaya, Nur Izmi dan Fyrda Farida.

Penyampaian materi dikemas secara interaktif dan disesuaikan dengan kehidupan sehari-hari pelajar. Materi mencakup pengenalan tugas dan fungsi OJK, pengelolaan keuangan pribadi, hingga berbagai bentuk dan risiko aktivitas keuangan ilegal.

Nur Izmi mengatakan, kemampuan mengelola keuangan sebaiknya dibangun sejak usia sekolah melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana.

Baca Juga: 3 Kuliner Jakarta Selatan yang Wajib Masuk Daftar, Ada Sate Purnawarman dan Mie Ayam Pacitan 99

"Nilai-nilai yang kita pelajari dalam Pramuka juga dapat diterapkan dalam mengelola keuangan sehari-hari," kata Nur Izmi.
Menurutnya, sikap disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab yang menjadi bagian dari nilai kepramukaan memiliki keterkaitan erat dengan kecerdasan finansial.

Pelajar yang terbiasa mengatur uang saku, menentukan prioritas kebutuhan, membuat anggaran sederhana, dan menabung sejak dini akan memiliki bekal lebih baik dalam menghadapi persoalan keuangan ketika dewasa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X