Selain pengelolaan keuangan, edukasi OJK juga menyoroti maraknya layanan pinjaman daring serta risiko pinjaman online ilegal.
Para peserta diperkenalkan dengan karakteristik penyelenggara pinjaman daring yang legal dan berbagai risiko yang dapat muncul apabila menggunakan layanan keuangan ilegal.
Nofa mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak terburu-buru menggunakan suatu produk atau layanan keuangan hanya karena mudah diakses.
"OJK akan selalu menekankan pentingnya memastikan legalitas suatu layanan keuangan sebelum menggunakannya dan menjaga keamanan data pribadi," katanya.
Menurutnya, literasi keuangan tidak cukup hanya dengan memahami cara mengatur uang. Generasi muda juga harus memiliki kemampuan mengenali risiko, memeriksa legalitas penyedia layanan, serta memahami karakteristik produk keuangan sebelum mengambil keputusan.
Dengan pemahaman tersebut, generasi muda diharapkan mampu membangun kondisi finansial yang lebih sehat, aman, dan sejahtera di masa depan.
Baca Juga: Tangis Celina Olivia Usai Bawa Baki Paskibraka HUT RI ke-81, Prabowo Ikut Terharu
Nilai Pramuka dan Kecerdasan Finansial
Edukasi yang mengusung materi "Edukasi Keuangan Cerdas Keuangan dan Waspada Aktivitas Keuangan Ilegal" tersebut disampaikan oleh Tim Edukasi OJK Tasikmalaya, Nur Izmi dan Fyrda Farida.
Penyampaian materi dikemas secara interaktif dan disesuaikan dengan kehidupan sehari-hari pelajar. Materi mencakup pengenalan tugas dan fungsi OJK, pengelolaan keuangan pribadi, hingga berbagai bentuk dan risiko aktivitas keuangan ilegal.
Nur Izmi mengatakan, kemampuan mengelola keuangan sebaiknya dibangun sejak usia sekolah melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana.
Baca Juga: 3 Kuliner Jakarta Selatan yang Wajib Masuk Daftar, Ada Sate Purnawarman dan Mie Ayam Pacitan 99
"Nilai-nilai yang kita pelajari dalam Pramuka juga dapat diterapkan dalam mengelola keuangan sehari-hari," kata Nur Izmi.
Menurutnya, sikap disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab yang menjadi bagian dari nilai kepramukaan memiliki keterkaitan erat dengan kecerdasan finansial.
Pelajar yang terbiasa mengatur uang saku, menentukan prioritas kebutuhan, membuat anggaran sederhana, dan menabung sejak dini akan memiliki bekal lebih baik dalam menghadapi persoalan keuangan ketika dewasa.
Artikel Terkait
Profil Celine Olivia, Pembawa Baki Paskibraka 2026 di Istana Negara yang Punya Prestasi Seni
Cindy Gulla Protes Foto Dipakai Kemenpora untuk Promosi Event Lari, Padahal Belum Beri Izin
4 Restoran Halal di PIK Jakarta, dari Nasi Uduk, Gado-gado Legendaris hingga Masakan Malaysia
Dugaan Keracunan MBG Berastagi, BGN Siapkan Sanksi Berat hingga Pemecatan Kepala SPPG Berstatus ASN
270 Warga Binaan Lapas Tasikmalaya Dapat Remisi HUT RI 2026, Sembilan Langsung Bebas
Viral Dua Gajah Dipindah dari Jogja ke Kaltim, Kemenhut Ungkap Alasan dan Kondisi Deo dan Sinta
Reforma Agraria, Ujian Pemerintah Daerah
Bupati Garut Soroti Pertumbuhan Ekonomi 5,9 Persen, Pembangunan Garut Diminta Terus Diperkuat