Nanang juga mengingatkan bahwa keberadaan organisasi profesi dan fasilitas pendukung guru semakin penting di tengah perubahan dunia pendidikan.
Perkembangan teknologi, perubahan pola pembelajaran, kesenjangan kualitas pendidikan serta tuntutan peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan menjadi tantangan yang tidak ringan.
Dalam situasi tersebut, PGRI dinilai tetap memiliki ruang strategis untuk memberikan advokasi, peningkatan kapasitas, pelatihan maupun pendampingan bagi guru dan tenaga kependidikan.
“Ke depan tantangan guru semakin besar. Ada ketimpangan kualitas pendidikan, tuntutan adaptasi teknologi, serta kebutuhan pengembangan profesional yang berkelanjutan. PGRI tentu harus hadir di garda terdepan dalam membantu menghadapi tantangan tersebut,” ujarnya.
Karena itu, Nanang berharap fasilitas PGRI di tingkat kecamatan tetap menjadi bagian yang diperhitungkan dalam setiap kebijakan pembangunan.
KDMP Tetap Didukung, Lokasi Perlu Dikaji
Meski menyuarakan perlunya mempertahankan gedung PGRI, Nanang menegaskan sikap tersebut bukan bentuk penolakan terhadap program KDMP.
Sebaliknya, ia menilai pengembangan koperasi desa dapat menjadi instrumen penting untuk memperkuat perekonomian masyarakat apabila dirancang berdasarkan kebutuhan dan karakteristik masing-masing desa.
Persoalannya, menurut Nanang, bukan pada program KDMP, melainkan bagaimana menentukan lokasi pembangunan tanpa menghilangkan fungsi fasilitas yang masih dibutuhkan masyarakat.
“Programnya baik dan harus kita dukung. Tetapi jangan sampai karena mengejar pembangunan kemudian fasilitas yang sudah ada dan masih dibutuhkan masyarakat harus dikorbankan,” katanya.
Ia meyakini kebutuhan pembangunan KDMP dan keberadaan fasilitas pendidikan masih dapat dipertemukan melalui perencanaan yang matang.
Jangan Sampai Pembangunan Melahirkan Persoalan Baru
Nanang mengingatkan agar polemik di Desa Mekarwangi tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas antara pemerintah desa, PGRI, guru, masyarakat dan pihak-pihak yang berkepentingan terhadap pembangunan KDMP.
Artikel Terkait
Seleksi Sekda Kabupaten Tasikmalaya Masuk Tahap Asesmen, Empat Kandidat Bersaing Ketat
Sekda Dinilai Jadi Penentu Efektivitas Pemerintahan Daerah Kabupaten Tasikmalaya
Rapat Memanas, DPRD Kabupaten Tasikmalaya Temukan Pasal Perbup yang Bertentangan dengan Pergantian Dewas RSUD
Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Gelar Festival 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Libatkan Ratusan SMP
Trombolisis Perdana di RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya Selamatkan Dua Pasien Stroke
SK Dewas RSUD KHZ Musthafa Dipersoalkan, DPRD Kabupaten Tasikmalaya Soroti Dasar Pemberhentian
Ribuan Warga Tumpah Ruah, Bulan Bung Karno Jadi Panggung Kebersamaan di Kabupaten Tasikmalaya
PDIP Rolling AKD DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Lima Anggota Pindah Komisi
TPID Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Mitigasi El Nino, Bank Indonesia Fokus Jaga Inflasi Daerah
Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya Meriah, Ratusan UMKM hingga Konser ST12 Siap Dongkrak Ekonomi Rakyat