Rangkaian kedua berkaitan dengan dugaan gratifikasi selama proses penerimaan mahasiswa baru Unsoed tahun 2025-2026.
Dalam perkara ini, KPK menduga Sodiq meminta keponakannya, Mulyono, menerima pemberian dari orang tua calon mahasiswa dengan menggunakan pesan tertentu.
KPK mengungkap adanya kode "jangan diminta di awal, jika dikasih bilang terima kasih".
Dari rangkaian tersebut, Mulyono diduga menerima uang hingga Rp680 juta. Dana tersebut kemudian diduga digunakan untuk membeli tiga bidang tanah yang kepemilikannya diatasnamakan Mulyono.
KPK menduga penerimaan tersebut berkaitan dengan proses penerimaan mahasiswa baru Unsoed melalui jalur mandiri.
Baca Juga: Siswi Karo Diduga Keracunan MBG Dirawat di RSCM, Dokter Pastikan Memori dan Fungsi Otaknya Baik
Dugaan Mahar Rp1,12 Miliar
Rangkaian ketiga menyeret Eko Sumanto selaku Kepala Bagian Akademik Unsoed.
KPK menduga Eko melakukan negosiasi dengan pihak yang berperan sebagai pengepul calon mahasiswa terkait penerimaan melalui jalur mandiri.
Dari proses tersebut, Eko diduga menerima uang dengan total Rp1,12 miliar. Menurut KPK, penerimaan uang itu kemudian dilaporkan kepada Sodiq.
Sodiq selanjutnya diduga memberikan akses akun kepada Eko untuk memberikan persetujuan terhadap calon mahasiswa yang telah menyerahkan uang melalui pihak perantara.
KPK sebelumnya menyebut dugaan penerimaan tersebut berlangsung dalam periode 2025-2026.
Baca Juga: Nusron Wahid dan Raja Juli Antoni dalam Pusaran Kasus, Kapan Prabowo Mengevaluasi Dua Menterinya?
Penyidikan KPK Berlanjut
Pemeriksaan tujuh saksi pada 17 September 2026 menunjukkan penyidikan kasus Unsoed masih berjalan. Sebelumnya, KPK juga memeriksa tiga wakil rektor dan sejumlah dosen untuk mendalami mekanisme penerimaan mahasiswa baru, termasuk dugaan adanya calon mahasiswa titipan.
Artikel Terkait
MATAMA Universitas Islam KH Ruhiat Cipasung Dibuka, Wakil Bupati Tasikmalaya Dorong Mahasiswa Berani Hadapi Masa Depan
Bakesbangpol Jabar Gelar Seminar Ekonomi Rancage di Kota Tasikmalaya, Bahas Strategi Ketahanan Ekonomi Daerah
Siswa SMP di Kuningan Diduga Jadi Korban Bullying, Kepala Terluka hingga 30 Jahitan, Polisi Mulai Dalami Kasus
Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, 21 Ribu Hektare Lahan Terbakar dan Tiga Helikopter Disiagakan
Destinasi Wisata Bogor, Hutan Hujan Sentul Hadirkan Wisata Alam dengan Hutan Pinus 26 Hektar
Komponen 96 Kritik Kinerja Pemkot Tasikmalaya, DPRD Disorot soal Fungsi Pengawasan