"Harapan saya teman-teman SKPD sudah mulai melihat peluang-peluang di mana ada sinkronisasi antara rencana kita tahun 2027 dengan rencana pemerintah pusat," tegasnya.
Bupati Garut juga menekankan pentingnya hubungan kerja yang kuat antara pemerintah daerah dan DPRD Garut. Menurutnya, anggota DPRD memiliki posisi penting karena membawa aspirasi masyarakat sekaligus menjalankan fungsi sebagai representasi partai politik.
"Dengan diamanahkan sebagai anggota DPRD, semakin memperkuat sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Garut dan DPRD," ujar Bupati.
Sinergi tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah menentukan program yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat, terutama ketika kemampuan anggaran tidak selonggar sebelumnya.
Abdusy Syakur menegaskan, keterbatasan fiskal harus diikuti dengan pengelolaan program yang lebih terarah. Pemerintah daerah tidak hanya dituntut memperbanyak kegiatan, tetapi memastikan setiap program memberikan manfaat yang optimal.
"Tentu saja dengan keterbatasan yang ada, kita bisa mengoptimalkan semaksimal mungkin. Bukan hanya mengejar jumlah yang banyak, tetapi efektivitas daripada program yang akan kita laksanakan," tutupnya.***
Artikel Terkait
Polemik Gedung PGRI Cisayong, DPRD Dorong Solusi: KDMP Jalan, Aset Pendidikan Tetap Terjaga
Aldira Yusuf Soroti Selisih Rp4,6 Miliar dalam Dokumen APBD Perubahan Tasikmalaya
Harris Turino Dorong RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi, Kejahatan Perbankan dan Pajak Ikut Dibidik
Komisi II DPRD Kabupaten Tasikmalaya Dukung Perjuangan Buruh, Dorong UU Ketenagakerjaan Segera Disahkan
DPR RI Dinilai Tak Serius Bahas Putusan MK Perppu Cipta Kerja, Buruh Tasikmalaya Ancam Aksi Nasional
RDP Keracunan MBG di Karo Memanas, Orang Tua Siswa Ungkap Anak Alami Gangguan Ginjal dan Takut Keramaian