daerah

Winda Lorenza Disebut Bunuh Diri, Keluarga Lapor Polda Sumut dan Ungkap Kejanggalan

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 10:24 WIB
Winda Lorenza disebut bunuh diri, namun keluarga membantah hasil penyelidikan dan juga melapor ke Polda Sumut karena menemukan banyak kejanggalan baru. (Instagram/sahabatloren - michellebuulolo)

 

Mediapriangan.com - Persoalan kematian Winda Lorenza Gowasa memasuki babak baru setelah pihak keluarga resmi membawa perkara tersebut ke Polda Sumut. Langkah hukum itu ditempuh karena keluarga mempertanyakan kesimpulan kepolisian yang menyebut Winda meninggal akibat bunuh diri.

Laporan tersebut sekaligus menunjukkan adanya perbedaan pandangan antara keluarga dan hasil penyelidikan polisi terkait kematian Winda Lorenza. Keluarga menduga terdapat sejumlah hal yang belum terungkap dan meminta kasus tersebut ditelusuri sebagai dugaan pembunuhan.

Kuasa hukum keluarga, Paul JJ Tambunan, menyampaikan bahwa keputusan melapor ke Polda Sumut diambil setelah keluarga melihat kondisi jenazah Winda Lorenza ketika dibawa ke rumah duka.

Baca Juga: Rieke Diah Pitaloka Soroti Kematian Winda Lorenza, Minta Polisi Tak Buru-buru Simpulkan Bunuh Diri

“Kejanggalan muncul saat jenazah dibawa ke rumah duka, banyak luka lebam, maupun sayatan sehingga, keluarga besar Winda Laurence Gowasa membuka pengaduan ke SPKT,” kata kuasa hukum pihak keluarga, Paul JJ Tambunan kepada wartawan di Polda Sumut pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Laporan keluarga tercatat pada Kamis malam, 6 Agustus 2026, dengan nomor LP/B/1286/VIII/2026/SPKT. Dalam laporan tersebut, penyebab kematian Winda Lorenza dipersoalkan dan diarahkan sebagai dugaan pembunuhan.

Pesan Terakhir Winda Lorenza Jadi Sorotan

Selain mempersoalkan kondisi jenazah, keluarga juga menyoroti sejumlah komunikasi yang diduga berasal dari Winda Lorenza. Pesan tersebut dibagikan melalui akun Instagram @sahabatloren dan memperlihatkan persoalan yang tengah dihadapi Winda sebelum meninggal.

Baca Juga: Kematian Winda Lorenza Jadi Sorotan, Polisi Sebut Bunuh Diri, Keluarga Ungkap Luka dan Lapor Polda Sumut

Dalam salah satu pesan yang disebut dikirim pada 28 Juli 2026, Winda bercerita kepada sahabatnya mengenai kondisi tempat tinggalnya bersama mantan suami.

“Lihat cece, aku selalu diusir. Ku tahan selama ini, hanya aku bawa dan telan ludah. Begitu aku sudah aku enggak bisa toleransi dan bersikap, sekarang dia kunci kamar,” tulis pesan yang diduga berasal dari Winda kepada sahabatnya, tertulis pesan tersebut dikirim 28 Juli 2026, dikutip pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Pesan tersebut juga disertai unggahan foto tas dan koper. Dari unggahan itu, Winda disebut telah mulai mengemasi barang-barang miliknya dan memiliki keinginan untuk meninggalkan rumah mantan suaminya.

Baca Juga: Kembangkan Ekonomi Daerah, Pemkab Garut Gandeng OJK Perluas Akses Pembiayaan Pertanian Kentang

Halaman:

Tags

Terkini