Nia juga berharap kegiatan sosialisasi Perda ini, supaya masyarakat paham tentang perda perlindungan anak dan memiliki rasa peduli.
"Sosialisasi ini harus rutin dilaksanakan supaya masyarakat paham tentang perda perlindungan anak dan masyarakat memiliki rasa peduli," harapnya.
Tidak hanya itu, masyarakat juga diharapkan saling peduli, dan jangan sungkan melaporkan apabila ada tetangga atau keluarga yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga.
"Untuk saling mengingatkan, saling menjaga serta melindungi, jadi masyarakat saling peduli, jika ada kasus kekerasan dalam rumah tangga khususnya kepada anak," tuturnya.
Anggota DPRD Jawa Barat dari Daerah Pemilihan II Kabupaten Bandung ini juga berharap ke depan Jawa Barat menjadi provinsi layak anak.
"Implementasi dan pelaksanaan perda ini dibarengi partisipasi dari elemen masyarakat dalam membantu menciptakan Jawa Barat menjadi tempat yang layak anak,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
DPRD Jabar Bahas RAPBD 2023, Yunandar: Peranan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Penting dan Strategis
Bahas Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat, Komisi III DPRD Jabar Kunjungi bank bjb Hasyim Asyari Jakarta
DPRD Jabar Menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Kepada Kader PKK Desa Sukaratu di Kabupaten Garut
DPRD Jabar Tentukan Skala Prioritas Ranperda Untuk Propemperda Provinsi Jawa Barat Tahun 2023, Simak Urutannya
KPID Jabar Award Ke-15 Tahun 2022, DPRD Jabar Berharap Bangkitnya Penyiaran TV dan Radio di Jawa Barat
Masa Reses Anggota DPRD Jabar, Tina Wiryawati Fokuskan Pada Pemberdayaan Masyarakat
Dorong Pemulihan Ekonomi Jawa Barat, Wakil Ketua DPRD Jabar Gelar Program Citra Bakti Ke Kabupaten Garut
Kunjungan Kerja Ke DPRD DKI Jakarta, Komisi I DPRD Jabar Serap Informasi Terkait Kerjasama Luar Negeri
Akomodir Kebutuhan RPPLH Semua Kabupaten/Kota di Jawa Barat, Pansus VI DPRD Jabar Kunjungi Kabupaten Sumedang
Komisi IV DPRD Jabar Kunjungi UPTD PPP LLAJ Wilayah I Dinas Perhubungan Jawa Barat, Temukan Masalah PJU