Jumlah LGBT Meledak Di Priangan Timur, Wakil DPRD Jabar Bersuara

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Minggu, 25 Desember 2022 | 09:46 WIB
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Oleh Soleh, SH saat menghadiri acara Konsolidasi Penguatan Kelembagaan yang digelar DPC FKD Kabupaten Garut, 15 Desember 2022.  (Tangkap layar Instagram.com/kangolehsoleh)
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Oleh Soleh, SH saat menghadiri acara Konsolidasi Penguatan Kelembagaan yang digelar DPC FKD Kabupaten Garut, 15 Desember 2022. (Tangkap layar Instagram.com/kangolehsoleh)

Mediapriangan.com- Wakil DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Oleh Soleh mengatakan, fenomena kehidupan lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT), bukanlah  hal baru di Indonesia. 

Seiring kemajuan zaman, pergerakan kelompok ini kian nyata. Geliat dan eksistensinya pun terus menjelma di mana-mana. 

LGBT ucap dia, kerap hadir mengisi ruang-ruang jagat maya untuk sekedar membuktikan bahwa mereka ada.

 Baca Juga: Saat Pemilu, Peran Satlinmas Sangat Krusial, Bupati Ade: Harus Mampu Berkoordinasi Dengan Instansi Terkait

Di Garut contohnya. Baru-baru ini masyarakat digegerkan dengan kehadiran kelompok LGBT yang disebut-sebut telah mencapai angka tiga ribu lebih.

Kelompok ini secara terang-terangan mendeklarasikan diri di tengah-tengah kehidupan masyarakat Kabupaten Garut yang kental dengan ketaatannya menjalankan syariat agama.

"Beberapa hari lalu saya menjalin silaturahmi dengan warga DPC FKDT Kabupaten Garut, jujur di situ saya sempat kaget ketika mendengar informasi terkait perkembangan kelompok LGBT hingga mencapai angka ribuan," tutur Oleh Soleh, Minggu, 25 Desember 2022.

 Baca Juga: Partai Kebangkitan Bangsa Bagikan Gerobak Angkringan, Ini Kata Wakil Ketua DPRD Jabar

Jauh sebelum itu, terang dia, informasi yang sama didapatkan dari sejumlah media massa di Tasikmalaya. Disinyalir kelompok LGBT Tasikmalaya telah merambah bukan hanya di wilayah perkotaan, tetapi sudah merambah pedesaan.

Bahkan kelompok orang dengan orientasi seksual sesama jenis ini, menjalin komunikasi dengan sesama kelompoknya, secara terbuka di dunia maya. 

"Sangat prihatin. Ternyata di Priangan Timur yang cukup kental dengan sebutan kota pesantren dan taman para santri ini, sudah terkontaminasi dengan kehadiran kelompok LGBT. Ini sebuah tamparan keras yang harus menjadi keprihatinan bersama," ujar oleh.

 Baca Juga: Tak Hanya Sekedar Membantu Mencegah Kanker, Berikut 7 Manfaat Beras Merah Untuk Kesehatan

Namun terang Oleh, apapun kondisinya kelompok LGBT ini adalah keluarga satu bangsa yang harus diasuh dengan baik dan dibina secara utuh yang menyentuh kesadaran mereka. 

"Kelompok ini adalah keluarga kita satu bangsa yang harus kita asuh dan dibina dengan cara baik. Bagaimana mengembalikan jati diri mereka agar kembali hidup normal," tutur Oleh. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X