Trump juga menyoroti perusahaan besar lainnya seperti Walmart, menyerukan agar mereka tidak membebankan tarif impor kepada konsumen.
Ia menekankan bahwa perusahaan harus menanggung beban itu sendiri, bukan membebankan kepada publik.
Meski Trump dan Tim Cook dilaporkan sempat bertemu beberapa waktu lalu, isi diskusi mereka masih belum terungkap ke publik.
Namun, pernyataan ini menandakan bahwa tekanan terhadap perusahaan teknologi kemungkinan akan menjadi bagian dari agenda utama Trump jika ia kembali memimpin Gedung Putih.
Dengan ketegangan dagang AS–China yang belum sepenuhnya reda, pergeseran produksi Apple ke India kini menuai sorotan tajam dari kubu nasionalis ekonomi di AS.***
Artikel Terkait
Tarif Impor Trump Naik 32 Persen, Ekonomi RI Terancam? Ini Dampaknya bagi Ekspor Otomotif dan Strategi Pemerintah
Indonesia Kena Tarif Impor 32 Persen dari Trump, Ini Dampak ke Ekspor dan Respons Strategis Pemerintah RI
Benarkah Tarif Impor 32 Persen dari AS ke Indonesia Adalah Aksi Balas Dendam Trump? Simak Alasan dan Dampaknya
Makin Aneh, Trump Terapkan Tarif Dagang Tinggi ke Pulau Tak Berpenghuni yang Hanya Dihuni oleh Koloni Penguin
Menyoal Tarif Impor Baru 32 Persen dari Presiden Trump, Prabowo Pastikan Indonesia Akan Cari Solusi Terbaik dan Tepat
Tarif Trump Dinilai Bikin Pasar Global Bergejolak, Menperin Bongkar Duet Dagang RI dan Arab Saudi Senilai Rp55 T di 2024