Langkah ini sekaligus menjadi upaya Pezeshkian untuk menepis stigma negatif yang selama ini disematkan pada negaranya dan membangun kembali kepercayaan global terhadap program nuklir Iran yang selama ini diklaim memiliki tujuan damai.
Konflik antara Iran dan Israel serta keterlibatan Amerika Serikat dalam isu ini masih menyimpan ketegangan yang berpotensi kembali meningkat.
Namun, pernyataan Pezeshkian memberi sinyal bahwa pemerintahannya ingin mengedepankan jalur diplomasi dan menghindari eskalasi konflik lebih lanjut.***
Artikel Terkait
Trump Dikabarkan Siap Serang Iran, Khamenei Tegaskan Tak Akan Menyerah Meski Teheran Sudah Digempur Udara
Trump Kumpulkan Dewan Keamanan, AS Tuding Iran Bisa Produksi Bom Nuklir dalam Beberapa Pekan Usai Serang Israel
TNI Ungkap 126 WNI Terjebak di Iran dan Israel Siap Dievakuasi, Evakuasi Hanya Bisa Lewat Jalur Darat
Israel Ancam Terus Gempur Iran di PBB, Tak Akan Henti Sebelum Ancaman Nuklir Dilucuti, Dunia Cemas Perang Meluas
97 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Menlu Sugiono Pastikan Proses Aman Meski Konflik dengan Israel Makin Panas
Trump Klaim Hancurkan Tiga Fasilitas Nuklir Iran, Ultimatum Serangan Lebih Besar Jika Damai Tak Disepakati