Donald Trump Meradang! BRICS Kini Diperkuat Indonesia, Balas dengan Ancaman Tarif Impor ke Negara Anggota

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 14 Juli 2025 | 06:41 WIB
Daftar negara anggota tetap BRICS yang kini bikin Donald Trump panas dingin. (Brics)
Daftar negara anggota tetap BRICS yang kini bikin Donald Trump panas dingin. (Brics)

 

Mediapriangan.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan pernyataan pedas, kali ini ditujukan kepada Brasil dan negara-negara anggota BRICS lainnya.

Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif impor hingga 50 persen terhadap Brasil setelah merasa kebijakannya tidak ditanggapi serius.

Brasil, salah satu pendiri BRICS, justru menilai ancaman itu bisa dibahas lewat diplomasi. Namun Donald Trump belum menunjukkan sinyal untuk membuka ruang komunikasi.

Baca Juga: Tak Gentar Ancaman Trump, Istana Tegaskan RI Tak Akan Mundur dari BRICS Meski Dihantam Tarif Tambahan 10 Persen

“Mungkin suatu saat nanti saya akan berbicara dengannya. Saat ini belum,” ujar Trump saat berbicara kepada wartawan sebelum bertolak ke Texas, Sabtu, 12 Juli 2025, seperti dikutip dari Reuters.

Kemarahan Trump disebut bukan hanya soal Brasil semata. Ia dikabarkan gusar dengan makin menguatnya BRICS di panggung ekonomi global.

BRICS, yang awalnya digagas oleh Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, kini telah memiliki 11 anggota tetap, termasuk Indonesia yang baru saja bergabung pada Juli 2025.

Baca Juga: Putin Sambut Indonesia di BRICS, Ajak Prabowo Ambil Peran Besar di Forum Ekonomi Negara-negara Berkembang Dunia

Langkah Indonesia bergabung disebut memperluas pengaruh BRICS di kawasan Indo-Pasifik dan memberi bobot baru dalam konstelasi kekuatan ekonomi dunia.

Trump bahkan menyebut akan menerapkan tarif balasan terhadap seluruh anggota BRICS, yang ia nilai sebagai “blok anti-Barat”.

Aliansi BRICS memang dibentuk sebagai penyeimbang dominasi negara-negara Barat dalam sistem global.

Dengan semakin banyaknya negara bergabung, kekuatan politik dan ekonomi BRICS dinilai kian sulit diabaikan, terutama oleh Amerika Serikat yang kini menghadapi persaingan ketat dalam perdagangan internasional.

Baca Juga: Trump Klaim Hancurkan Tiga Fasilitas Nuklir Iran, Ultimatum Serangan Lebih Besar Jika Damai Tak Disepakati

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X