Mediapriangan.com – Bulan Oktober 2022 telah berlalu, meninggalkan berbagai targedi kelam di dunia.
Berbagai tragedi telah terjadi dibeberpa negara pada Oktober 2022, yang mengakibatkan puluhan hingga ratusan orang kehilangan nyawa.
Berikut dirangkum dari berbagai sumber, tragedi kelam yang terjadi di dunia selama Oktober 2022.
Baca Juga: 6 Cara Berdagang Ala Rasulullah SAW, yang Perlu Ditiru
1. Tragedi di Stadion Kanjuruhan
Mengawali Oktober 2022, Masyarakat Indonesia bahkan dunia dikejutkan oleh tragedi Kanjuruhan yang menelan korban 135 orang meninggal.
Tragedi Kanjuruhan diawali terjadinya kericuhan suporter pasca pertandingan Arema melawan Persibaya, di stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10/2022).
Korban berjatuhan gegara tembakan gas air mata oleh paparat kemanan, yang mengakibatkan penonton sesak napas dan harus kehilangan nyawa.
Baca Juga: Dijamin Ketagihan, Inilah Resep Masakan Cake Singkong Karamel yang Super Legit
Dengan kejadian tersebut, pemerintah segera membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang dipimpin Mahfud MD untuk melakukan investigasi terkait tragedi tersebut.
2. Tragedi Penembakan Massal di Thailand
Selang beberapa hari pasca tragedi Kanjururan, dunia kembali dikejutkan oleh tragedi penembakan massal terhadap anak-anak yang menewaskan 37 orang, termasuk pelaku yang kemudian bunuh diri.
Penembakan massal terjadi di pusat penitipan anak di Uthai Sawan, Nong Bua Lam Phu, Thailand, Kamis (6/10/2022). Pelaku penembakan adalah mantan polisi.
Baca Juga: Tak Mau Dibilang Kudet, Simak 15 Istilah Kekinian dalam Dunia Traveling
Artikel Terkait
Imbas Tragedi Kanjuruhan, Liga 1 Dihentikan Sementara. Belum Ada Sanksi FIFA untuk PSSI
Pasca Tragedi Kanjuruhan, Valentino Simanjuntak Undur Diri Sebagai Host dan Komentator Sepak Bola
Kapolri Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Menyusul Periksa 31 Anggota Polisi
Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita Ditetapkan Menjadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan Malang, Ini Alasannya
Pesta Halloween di Itaewon Berujung Maut, Korban Tewas Menjadi 151 Orang