Gak Punya BPJS? Cek Kesehatan Gratis Pas Ulang Tahun Bisa! Kemenkes Bantu Daftar Tanpa Biaya, Simak Caranya!

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 17 Februari 2025 | 17:35 WIB
Masyarakat Menikmati Fasilitas cek Kesehatan Gratis.  (Instagram.com/pco.ri)
Masyarakat Menikmati Fasilitas cek Kesehatan Gratis. (Instagram.com/pco.ri)

Mediapriangan.com - Program cek kesehatan gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia, bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, dimulai 10 Februari 2025.

Tujuan program cek kesehatan gratis memudahkan akses layanan kesehatan tanpa biaya, sebagai langkah pemerintah meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Cek kesehatan gratis ini tersedia di seluruh Puskesmas di Indonesia, memungkinkan masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya.

Baca Juga: Kebiasaan Boros Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Hindari Agar Tak Terjebak Masalah Serius

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis ini mencakup berbagai kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir, balita, orang dewasa, hingga lansia.

Program ini dilakukan di seluruh Puskesmas dengan berbagai jenis skrining guna memantau kesehatan masyarakat.

“Jangan lupa lakukan cek kesehatan gratis agar kita selalu hidup sehat. Buat teman-teman yang ulang tahunnya sudah lewat di Januari dan Februari, tidak usah khawatir karena cek kesehatannya bisa dilakukan hingga akhir April,” ujar Menkes Budi saat meninjau pelaksanaan program ini di Puskesmas Manukan Kulon, Surabaya, Senin 10 Februari 2025 lalu.

Baca Juga: Tanpa BPJS Kesehatan Tetap Bisa Nikmati Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Simak Cara dan Syaratnya!

Di tempat lain, Wakil Menteri Agama RI, Romo HR Muhammad Syafi’i, bersama Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, turut meninjau program ini di Puskesmas Pasar Minggu, Jakarta.

Romo HR Muhammad Syafi’i menekankan bahwa layanan cek kesehatan gratis ini terbuka untuk seluruh masyarakat Indonesia, tanpa terkecuali, dari bayi hingga lansia.

Pentingnya pemeriksaan kesehatan ini didasarkan pada data yang menunjukkan bahwa lebih dari 600 ribu warga Indonesia meninggal akibat penyakit kardiovaskular, seperti stroke.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Resmi Hapus Sistem Kelas Rawat Inap, Berapa Iuran Baru Peserta dan Apa Saja Perbedaan Fasilitasnya?

Penyakit ini sering kali dipicu oleh gaya hidup tidak sehat dan sebenarnya dapat dicegah dengan pemeriksaan kesehatan rutin.

Pemeriksaan ini bertujuan memberikan dua rekomendasi utama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X