Sorotan Dokter Daeng Mohammad Faqih soal Pelayanan Kesehatan Pascabanjir dan Kesiapan Posko Pengungsian

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 28 Desember 2025 | 08:04 WIB
Pelayanan Kesehatan Pascabanjir perlu dekat Posko Pengungsian, tegas Dokter Daeng Mohammad Faqih. (Tangkapam layar YouTube Forum Keadilan TV)
Pelayanan Kesehatan Pascabanjir perlu dekat Posko Pengungsian, tegas Dokter Daeng Mohammad Faqih. (Tangkapam layar YouTube Forum Keadilan TV)

Mediapriangan.com - Penanganan medis setelah bencana banjir kembali menjadi perhatian. Dokter Daeng Mohammad Faqih, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia periode 2018–2021, menekankan pentingnya Pelayanan Kesehatan Pascabanjir yang optimal dan mudah dijangkau oleh warga terdampak di Posko Pengungsian.

Menurut Dokter Daeng Mohammad Faqih, pengalaman penanganan banjir di berbagai daerah menunjukkan bahwa layanan kesehatan harus hadir sejak awal dan berada dekat dengan titik kumpul pengungsi. Hal itu diperlukan untuk mengantisipasi berbagai penyakit yang kerap muncul setelah bencana.

“Pelayanan terdekat harus dekat dengan kelompok komunitas yang berkumpul di pengungsian itu,” ucap dokter Daeng, dikutip dari siaran podcast di kanal YouTube Forum Keadilan TV pada Sabtu, 27 Desember 2025.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Tebing Tinggi Kalsel, Warga Bertahan di Atap Ambulans saat Status Siaga Cuaca Ekstrem Ditetapkan

Ia menjelaskan, Pelayanan Kesehatan Pascabanjir tidak bisa dipisahkan dari ketersediaan kebutuhan dasar lain di Posko Pengungsian, seperti obat-obatan, makanan, dan air bersih. Ketiga unsur tersebut harus tersedia secara bersamaan agar kondisi kesehatan pengungsi tetap terjaga.

Ancaman penyakit pascabanjir, menurut Dokter Daeng Mohammad Faqih, meningkat seiring lamanya warga tinggal di pengungsian.

Gangguan kesehatan seperti penyakit kulit, pencernaan, hingga pernapasan berpotensi menyerang jika Pelayanan Kesehatan Pascabanjir belum berjalan memadai di Posko Pengungsian.

Baca Juga: Sebulan Pascabanjir Bandang, Desa Babo Aceh Tamiang Masih Krisis Bantuan Sandang dan Hidup dalam Gelap

“Kita khawatir penyakit pascabencana yang mungkin timbul kalau penanganan kesehatannya belum adekuat,” imbuhnya.

Ia mencontohkan, sejumlah penyakit dapat berkembang menjadi kejadian luar biasa apabila tidak diantisipasi sejak dini. Karena itu, kehadiran tenaga medis di Posko Pengungsian dinilai krusial untuk mencegah kondisi semakin buruk.

“Itu yang kita hindari, karena kalau terjadi seperti itu, yang di pengungsian tambah menderita,” ujarnya.

Baca Juga: Krisis Air Bersih Pascabanjir, Warga Tamiang Hulu Alami Penyakit Kulit Pascabanjir akibat Pakai Air Sisa Banjir

“Oleh karena itu, memang penanganan kesehatan itu selain makanan dan air bersih, penting sekali untuk cepat dilayani,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dokter Daeng Mohammad Faqih menjelaskan bahwa Pelayanan Kesehatan Pascabanjir seharusnya sudah mulai siaga setelah fase pencarian dan penyelamatan selesai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X