Pada tahap tersebut, para korban biasanya telah dievakuasi dan berkumpul di Posko Pengungsian.
“Pertama itu biasanya kan pencarian dan penyelamatan, di pencarian dan penyelamatan itu sekaligus pertolongan pertama dan evakuasi. Itu, biasanya dikumpulkan di tempat tertentu,” paparnya.
“Pelayanannya sudah harus dimulai untuk mencegah penyakit-penyakit itu tidak menyebar, tidak tambah buruk,” tuturnya.
Baca Juga: Bantuan Logistik TNI ke Gayo Lues Berbuah Haru, Warga Gayo Lues Balas dengan Hasil Panen Melimpah
Ia mengingatkan, keterlambatan Pelayanan Kesehatan Pascabanjir berisiko memperparah kondisi pengungsi dan meningkatkan penularan penyakit di Posko Pengungsian.
“Kalau terlambat penanganan, kasihan udah menderita, tidak punya apa-apa, kemudian sakit, tidak ada yang menangani, sakitnya akan tambah parah, menyebar ke camp. Risiko penyebaran di camp kalau tidak ditangani,” terangnya.
“Kadang kondisinya sulit, tapi kita harus cari cara untuk menghidupkan posko-posko itu dan ada pelayanan kesehatan,” tegas Dokter Daeng Mohammad Faqih.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kesiapan Posko Pengungsian dan penguatan Pelayanan Kesehatan Pascabanjir menjadi kunci utama untuk melindungi kesehatan warga terdampak bencana.***
Artikel Terkait
Desa Sekumur Aceh Tamiang Terisolasi Pascabanjir, Akses Putus dan Warga Masih Bertahan di Tenda Darurat
Pengungsi Aceh Korban Banjir Sumatera Minta Sajadah untuk Ibunya, Kisah Bocah Ini Mengundang Haru
Suara Anak Aceh Korban Banjir Aceh Minta Presiden Prabowo Subianto Kirim Alat Berat dan Sepatu Boot
Warga Aceh Tamiang Murka, Kayu Bernomor di Sisa Banjir Saja Diangkut, Dugaan Tebang Pilih Jadi Sorotan
Meski Diterpa Banjir, Warga Aceh Mengaku Lebih Sedih Lihat Gaza, Solidaritas untuk Palestina Tuai Haru
Warga Pidie Jaya Bertahan di Sisa Banjir Aceh, Lumpur Setengah Rumah Kuras Tenaga dan Kesehatan
Warga Aceh Tersentuhkan Relawan, Pengungsi Aceh Berbagi Rambutan di Tengah Banjir
Alumni Pesantren Sukamanah Ajak Masyarakat Jadikan Musibah Aceh sebagai Momentum Introspeksi dan Kepedulian Sosial
Sebulan Banjir Aceh Tamiang Berlalu, Warga Bertahan di Atap Ungkap Cerita Korban Banjir yang Tak Terlupakan
Sebulan Pascabanjir Bandang, Desa Babo Aceh Tamiang Masih Krisis Bantuan Sandang dan Hidup dalam Gelap