Ramainya informasi mengenai operasional SPPG yang berhenti memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat.
Sejumlah warganet mengaku menemukan kondisi serupa di wilayah tempat tinggal mereka, bahkan ada yang menyebut layanan program MBG sudah tidak berjalan selama beberapa hari.
“SPPG di tempatku, di Cilacap, udah mulai pada berhenti sementara dan bahkan permanen,” tulis akun @lar****z.
Baca Juga: SPMB Jawa Barat 2026 Masih Panjang, Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Tak Panik Soal Sekolah Tujuan
“Di Bogor Utara, salah satu SMP Negeri sudah dari kemarin ada pengumumannya per 8 Juni 2026,” tulis akun @jus***4.
“Sekolah anak saya per 8 Juni berhenti sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan,” tulis akun @dar***0.
“2 SPPG yang menaungi dua anak saya, sekolah dan balita berhenti beroperasi sampai waktu yang belum bisa ditentukan. Mulai dari 8 Juni 2026, saya di Kota Solo. Ada kendala apakah?” tulis akun @rza****l.
“Setelah penangkapan Kepala BGN kemarin, ada efeknya ga MBG di tempat kalian? Soalnya di tempatku SPPG-nya berhenti beroperasi sementara sampai waktu yang belum bisa ditentukan. Jadi, kami nggak nerima MBG dulu,” tulis akun @afs******o.
Baca Juga: Investor Dapur MBG Tagih Kejelasan Dana Rp218 M, PKS BGN dan Pengelolaan 97 Dapur Jadi Sorotan
Menanggapi berbagai informasi yang berkembang, Badan Gizi Nasional memberikan penjelasan bahwa tidak ada kebijakan resmi yang memerintahkan penghentian operasional SPPG maupun pelaksanaan program MBG.
Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Deyang, menegaskan bahwa informasi yang menyebut lembaganya menghentikan layanan dapur MBG tidak sesuai dengan fakta.
“Kami menegaskan bahwa informasi yang menyebut BGN memerintahkan penghentian operasional dapur MBG adalah tidak benar. Tidak ada kebijakan maupun instruksi resmi dari BGN terkait penghentian operasional,” ujar Nanik dalam keterangan resminya.
Menurut Badan Gizi Nasional, persoalan yang terjadi berkaitan dengan proses administratif pencairan dana operasional yang sedang berlangsung.
Meski demikian, Nanik Deyang memastikan program MBG sebagai salah satu program prioritas pemerintah tetap berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Artikel Terkait
Kepala BGN Sebut Kebutuhan 19.000 Ekor Sapi Program MBG Hanya Pengandaian demi Hindari Lonjakan Harga Pangan
Prabowo Subianto Rombak BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk Pimpin Program MBG ke Tahap Berikutnya
Program MBG Tetap Berjalan, Pemerintah Pastikan Pergantian Pimpinan BGN Tak Ganggu Pelayanan
DPR Apresiasi Evaluasi BGN oleh Prabowo Subianto, Pergantian Kepala BGN Dinilai Respons Aspirasi Publik
DPR Soroti Kinerja Nanik S Deyang, Dinilai Tepat Memimpin BGN Usai Pergantian Kepala BGN
Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi, Deretan Kebijakan BGN yang Pernah Memicu Polemik Kembali Disorot