Nanik S Deyang Pilih Bungkam soal Motor Listrik BGN, Anas Urbaningrum Ingatkan Peran Jurnalis

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 16 Juni 2026 | 12:50 WIB
Nanik S Deyang memilih tidak menjawab soal motor listrik BGN. Anas Urbaningrum menyarankan terbuka kepada jurnalis. (Dok.BGN)
Nanik S Deyang memilih tidak menjawab soal motor listrik BGN. Anas Urbaningrum menyarankan terbuka kepada jurnalis. (Dok.BGN)

Dalam kesempatan yang sama, Nanik S Deyang lebih memilih menunjuk Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Agustina Arumsari untuk menjelaskan hasil rapat dengan DPR. Bahkan, ia mengumumkan bahwa Arumsari kini ditugaskan sebagai juru bicara lembaga.

“Jadi, tadi dari DPR menyarankan harus ada jubir. Jubir pimpinan kami tunjuk di depan DPR adalah ibu Arumsari, jadi ibu Arumsari yang menjelaskan pertemuan dengan Komisi IX,” kata Nanik.

Baca Juga: Koalisi MBG Watch Datangi Kantor BGN, Desak Audit Program Makan Bergizi Gratis dan Evaluasi Total

Polemik motor listrik BGN sendiri berawal dari pengadaan 21.801 unit kendaraan listrik yang disiapkan untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program MBG. Nilai pengadaan motor listrik tersebut mencapai sekitar Rp1,03 triliun.

Belakangan, proyek tersebut menjadi bagian dari penyelidikan dugaan korupsi yang tengah ditangani aparat penegak hukum. Selain menyoroti proses pengadaan motor listrik, penyidik juga mendalami dugaan penggelembungan harga dan kelayakan vendor yang terlibat dalam proyek tersebut.

Kasus ini semakin menyita perhatian setelah sejumlah mantan pejabat Badan Gizi Nasional ditetapkan sebagai tersangka. Kondisi tersebut membuat polemik motor listrik BGN terus menjadi topik yang mendapat sorotan publik, termasuk saat Nanik S Deyang dimintai tanggapan oleh awak media.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X