JAKARTA, Mediapriangan.com - Sikap Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang yang tidak memberikan tanggapan saat ditanya mengenai motor listrik BGN memunculkan beragam respons. Salah satu tanggapan datang dari Anas Urbaningrum yang menilai pejabat publik sebaiknya menghadapi pertanyaan media secara terbuka.
Peristiwa itu terjadi setelah rapat bersama DPR yang membahas program MBG dan rencana anggaran lembaga tersebut. Ketika meninggalkan lokasi rapat, Nanik S Deyang langsung menuju kendaraan yang telah menunggu tanpa memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan wartawan terkait polemik motor listrik BGN.
Momen tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah pihak menyoroti keputusan Nanik S Deyang yang memilih tidak memberikan penjelasan di tengah perhatian publik terhadap pengadaan motor listrik yang dilakukan pada periode kepemimpinan sebelumnya di Badan Gizi Nasional.
Menanggapi kejadian itu, Anas Urbaningrum melalui akun media sosial X menyampaikan pandangannya mengenai hubungan pejabat publik dan media massa. Menurutnya, pertanyaan dari jurnalis seharusnya dijawab secara proporsional karena dapat menjadi sarana menjelaskan kebijakan kepada masyarakat.
“Sekadar saran: sebaiknya tidak menghindar dan mengelak dari pertanyaan jurnalis. Justru musti dihadapi dengan tenang dan diterangkan,” tulis Anas pada unggahannya, dikutip pada Selasa, 16 Juni 2026.
“Menerangkan dengan baik, secara proporsional, akan baik bagi BGN, program Presiden, dan Kepala BGN sebagai pribadi,” imbuhnya.
Baca Juga: ICW Soroti Dugaan Jual Beli SPPG Eks Pimpinan BGN, Sebut Ada Kejahatan Terstruktur dan Sistematis
Anas Urbaningrum juga mengingatkan bahwa Nanik S Deyang memiliki latar belakang sebagai jurnalis sebelum terjun ke dunia pemerintahan. Karena itu, ia menilai komunikasi dengan media seharusnya tidak menjadi persoalan yang sulit.
“Apalagi Bu NSD adalah mantan wartawan, akan seperti menyapa yuniornya,” tutur Anas lagi.
Sebelum masuk ke dalam mobil, Nanik S Deyang sempat dihampiri wartawan yang berusaha meminta penjelasan mengenai polemik motor listrik BGN yang kini menjadi perhatian publik.
“Bu soal motor listrik aja di lapangan gimana, Bu? Kan Bu Arum membahas soal anggaran,” ucap salah satu wartawan kepada Nanik.
“Ibu juga enggak mau menanggapi soal yang demo ramai-ramai, Bu?” lanjut wartawan lagi sebelum Nanik masuk ke mobil Toyota Alphard warna putih.