JAKARTA, Mediapriangan.com - Pergantian pimpinan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjadi salah satu keputusan dalam pelantikan tujuh pejabat baru oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi resmi menjabat Kepala BNPB menggantikan Letjen TNI Suharyanto. Pengangkatan tersebut menjadi bagian dari reshuffle kabinet yang juga mencakup sejumlah posisi wakil menteri dan pimpinan lembaga negara.
Pelantikan berlangsung dengan prosesi pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Prabowo. Sebelum pengambilan sumpah, acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Baca Juga: KPK Ungkap 2 Klaster OTT BNPB, Dana Siap Pakai Bencana Diduga Diselewengkan Sejak 2022
"Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Prabowo dikutip dari laman Setneg.go.id, Kamis (15/10/2026).
Nama-nama pejabat yang dilantik sebelumnya dibacakan oleh Deputi Bidang Administratif Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti.
Pelantikan tersebut didasarkan pada sejumlah Keputusan Presiden (Keppres), termasuk Keppres Nomor 113/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala BNPB.
Daftar 7 pejabat baru yang dilantik Prabowo
Selain Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB, enam pejabat lainnya mendapat penugasan baru di bidang pertahanan, pertanian, imigrasi dan pemasyarakatan, serta pengelolaan gambut dan mangrove.
Berikut daftar tujuh pejabat berdasarkan bahan pelantikan:
1. Marsekal TNI Yusuf Jauhari sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi.
2. Jenderal TNI Richard Tampubolon sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan.
3. Dr. Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian.