Pemeriksaan di bengkel belum langsung menghasilkan solusi. Pada Rabu (14/10/2026), diagnosis awal mengarah pada dugaan kerusakan port pengisian daya yang disebut perlu diganti.
Sehari kemudian, Kamis (15/10/2026), pihak diler mengambil suku cadang langsung dari pusat dengan harapan proses penanganan dapat berlangsung lebih cepat. Namun, setelah penggantian komponen tersebut, pengisian daya tetap tidak berhasil.
Pada Jumat (16/10/2026), teknisi dari pusat melakukan pemeriksaan lanjutan. Langkah yang ditempuh mencakup kalibrasi ulang, pembaruan perangkat lunak, hingga pengodean ulang sistem kendaraan.
Serangkaian upaya tersebut belum menyelesaikan gangguan. Berdasarkan diagnosis akhir yang disampaikan kepada pemilik, baterai utama Geely EX2 dinyatakan rusak dan perlu diganti secara keseluruhan.
Temuan itu membuat pemilik mempertanyakan kondisi kendaraan yang baru digunakan selama enam hari sebelum gangguan pengisian daya semakin serius. Ia menduga masalah tersebut berkaitan dengan cacat produksi, meskipun penyebab teknisnya belum dapat dipastikan secara independen.
Pemilik minta unit baru atau pengembalian dana
Perselisihan kemudian berlanjut pada penanganan purnajual. Pemilik menyatakan menginginkan penggantian kendaraan baru, sedangkan pihak diler disebut tetap menjalankan prosedur perbaikan secara bertahap.
Ia juga mengeluhkan belum adanya solusi kompensasi yang dianggap memadai. Di tengah cicilan kendaraan yang tetap berjalan, pemilik mengaku tidak memperoleh mobil pengganti selama Geely EX2 miliknya menjalani pemeriksaan dan penanganan.
Merasa dirugikan oleh kondisi tersebut, pemilik mengirimkan surat keluhan sekaligus Somasi Pertama pada Senin (19/10/2026).
Melalui somasi itu, ia memberikan batas waktu 3 x 24 jam kepada pihak diler untuk memenuhi tuntutannya. Pilihan penyelesaian yang diajukan berupa penggantian dengan unit baru yang setara atau pengembalian dana secara penuh.
Hingga unggahan tersebut beredar, belum terdapat keterangan dari pihak diler maupun produsen dalam bahan informasi yang dibagikan pemilik mengenai tanggapan resmi atas tuntutan tersebut.
Unggahan Geely EX2 bermasalah menuai komentar
Kisah mengenai mobil listrik Geely EX2 yang gagal mengisi daya itu turut mengundang tanggapan pengguna Threads. Sejumlah komentar menyampaikan dukungan terhadap langkah pemilik yang meminta penyelesaian atas masalah kendaraan barunya.
Artikel Terkait
Mobil Overheat Saat Macet? Jangan Langsung Buka Radiator, Ini 5 Langkah Aman untuk Menyelamatkan Mesin
OMODA X Debut Global 20 Oktober 2026, Desain Crossover Ini Gabungkan Gaya Sport dan Off-Road
Harga Mobil Listrik BYD Oktober 2026 Melonjak, Seal Naik Rp230 Juta dan Sealion 7 Rp250 Juta
Honda NWZ150 Meluncur di China, Skutik 150 Cc Ini Punya Mild Hybrid, Kamera Ganda hingga Windshield Elektrik
Incar Pajero Sport atau Fortuner Bekas? Cek 7 Bagian Ini Sebelum Membeli agar Tak Boncos
Ban Mobil Kurang atau Kelebihan Angin Bisa Picu Bahaya, Ini Cara Cek Tekanan PSI yang Tepat