Salah satu akun, @melin***, menilai kerugian konsumen tidak hanya berkaitan dengan biaya yang telah dikeluarkan, tetapi juga waktu dan pikiran yang tersita untuk menghadapi persoalan tersebut.
"Dirugikan bukan dari segi materil saja, tapobjuga waktu dan pikoran untuk case seperti ini" tulis akun @melin***.
Komentar lain datang dari akun @mommma*** yang mengaku sedang mempertimbangkan pembelian mobil Geely. Setelah membaca pengalaman tersebut, ia mengaku menjadi ragu dan menyatakan mendukung permintaan penggantian unit baru.
Baca Juga: Suzuki V-Strom SX 250 Punya Warna Baru, Harga Rp37 Jutaan dan Nasibnya di Indonesia Bikin Penasaran
"Lagi mempertimbangkan untuk beli Geely, baca ini jadi bingung, sebagai konsumen jujur saya setuju dengan mbanya, ganti unit baru" Tulis akun akun @mommma***
Utas yang diunggah pada Selasa (20/10/2026) itu disebut telah memperoleh lebih dari 9 tanda suka dan sekitar 1.000 komentar. Pengalaman pemilik tersebut menjadi bahan diskusi warganet mengenai penanganan keluhan konsumen dan layanan purnajual mobil listrik Geely.
Kasus Geely EX2 ini masih mengacu pada kronologi serta keterangan yang disampaikan pemilik melalui media sosial. Penyebab kerusakan baterai dan tanggapan resmi pihak diler maupun produsen belum terkonfirmasi dalam bahan yang tersedia.***
Artikel Terkait
Mobil Overheat Saat Macet? Jangan Langsung Buka Radiator, Ini 5 Langkah Aman untuk Menyelamatkan Mesin
OMODA X Debut Global 20 Oktober 2026, Desain Crossover Ini Gabungkan Gaya Sport dan Off-Road
Harga Mobil Listrik BYD Oktober 2026 Melonjak, Seal Naik Rp230 Juta dan Sealion 7 Rp250 Juta
Honda NWZ150 Meluncur di China, Skutik 150 Cc Ini Punya Mild Hybrid, Kamera Ganda hingga Windshield Elektrik
Incar Pajero Sport atau Fortuner Bekas? Cek 7 Bagian Ini Sebelum Membeli agar Tak Boncos
Ban Mobil Kurang atau Kelebihan Angin Bisa Picu Bahaya, Ini Cara Cek Tekanan PSI yang Tepat