DPR Usul Warga RI Hanya Punya 1 Akun Medsos, Disebut Bisa Redam Buzzer tapi Picu Perdebatan Soal Kebebasan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 15 September 2025 | 21:18 WIB
Anggota Komisi I DPR, Oleh Soleh menyoroti dampak buruk akun ganda yang dinilai marak terjadi di kalangan warganet Indonesia di media sosial.  (Instagram.com/@dpr_ri)
Anggota Komisi I DPR, Oleh Soleh menyoroti dampak buruk akun ganda yang dinilai marak terjadi di kalangan warganet Indonesia di media sosial. (Instagram.com/@dpr_ri)

“Bahkan kami berpendapat bahwa ke depan perlu juga single account terintegrasi, jadi setiap warga negara hanya boleh memiliki satu akun di setiap platform media sosial," terang Bambang.

Baca Juga: Zita Anjani Unggah Momen Sosial Sambil Gendong Bayi, Netizen, Lagi Berusaha Perbaiki Citra Usai Batal Hadir di Unpad

Ia menegaskan bahwa usulan ini bukan bentuk pembatasan demokrasi, melainkan upaya memastikan bahwa suara yang muncul di media sosial adalah murni representasi warga, bukan manipulasi buzzer.

Namun, wacana “satu orang satu akun” ini masih jauh dari tahap implementasi. Tantangan terbesar datang dari sisi regulasi, teknis verifikasi identitas, dan kekhawatiran publik soal kebebasan berekspresi.

Kendati demikian, pembahasan di DPR ini menunjukkan bahwa persoalan akun ganda, buzzer, dan akun anonim kini dipandang serius. Bagaimana pun, kualitas ruang digital akan menentukan arah demokrasi Indonesia di era informasi ini.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X