Meski begitu, Harris Turino mengingatkan bahwa laporan Outlook Negatif Moody’s tidak sepenuhnya bernada suram.
Moodys masih mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level Baa2, dengan pertimbangan pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen, defisit fiskal yang terjaga, serta rasio utang yang relatif kompetitif.
“Outlook negatif harus kita jadikan momentum introspeksi kebijakan. Disiplin, transparansi, dan konsistensi adalah kunci agar pertumbuhan ekonomi tetap berkelanjutan dan berkeadilan,” kata Harris Turino.***
Artikel Terkait
Terapi Energi Alam Tanpa Sentuhan Polisi Kediri Viral, Aiptu Ony Konsisten Layani Warga Gratis
Bangun Soliditas dan Kepedulian Lingkungan, Kapolres Tasikmalaya Kota Gelar Aksi Bersih Obyek Wisata Situ Gede
Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Jaya, Klarifikasi Mens Rea dan Lima Laporan Jadi Sorotan
Gresik Phonska Plus Akhirnya Jebol oleh Jakarta Popsivo Polwan, Tantang Jakarta Livin Mandiri Usai Menang Hari Ini
Alessandro Lodi Absen, Rekor Tak Terkalahkan Gresik Phonska Plus Akhirnya Runtuh di Proliga 2026 Seri Malang
Rahasia Raditya Dika Bertahan di Banyak Medium, Storytelling Jadi Kunci dari Panggung ke Podcast