Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditikam di Tangerang, Berawal dari Antrean Sate Taichan hingga Dikejar Bermotor

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 28 Juli 2026 | 14:10 WIB
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan mengungkap kronologi prajurit TNI tewas ditikam, Senin, 27 Juli 2026. (Instagram/reskrim.tangsel)
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan mengungkap kronologi prajurit TNI tewas ditikam, Senin, 27 Juli 2026. (Instagram/reskrim.tangsel)

 

TANGERANG, Mediapriangan.com - Polisi mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan seorang prajurit TNI bernama Prada Arif Budiman Sampurna tewas ditikam setelah terlibat perselisihan di kawasan Kelapa Dua, Tangerang.

Kasus yang terjadi pada Minggu, 19 Juli 2026, itu berawal dari persoalan sederhana saat antrean sate taichan, namun berujung pada aksi pengeroyokan Tangerang yang merenggut nyawa korban.

Hasil penyelidikan menunjukkan korban mengalami 10 luka tusukan setelah sempat dikejar oleh para pelaku. Rekaman CCTV menjadi salah satu alat bukti yang membantu penyidik menyusun kronologi prajurit TNI tewas ditikam tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan menjelaskan, perselisihan bermula ketika korban dan kelompok pelaku sama-sama memesan sate taichan.

Baca Juga: Kasus Satpam Waduk Jatiluhur Tewas Terborgol, Polisi Akui CCTV Minim Jadi Kendala Pengungkapan

“Berawal dari parkiran di mana ada satu penjual sate taichan. Kenapa ada pertikaian ini? Jadi, para pelaku memesan empat porsi sate taichan, namun menurut korban, sate taichan tersebut milik korban,” ucap Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan dalam keterangannya kepada awak media pada Senin, 27 Juli 2026.

“Jadi, awal mula cekcok hingga kemudian ada beberapa orang yang memukul pertama, lalu kejar-mengejar, hingga pada akhirnya di satu jalan raya korban ditusuk,” lanjutnya.

Polisi menyebut korban mengalami lima luka tusuk di bagian depan tubuh dan lima luka tusuk di bagian belakang.

“Motifnya bermula dari rebutan antrean sate taichan, kemudian kelompok pelaku dan korban cekcok dengan nada tinggi,” imbuhnya.

Baca Juga: Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Pardiman Ditangkap Bareskrim, Ini Profil dan Jejak Kariernya

Kronologi prajurit TNI tewas ditikam di Tangerang bermula dari antrean sate taichan. Polisi ungkap korban dikejar pelaku bermotor.
Kronologi prajurit TNI tewas ditikam di Tangerang bermula dari antrean sate taichan. Polisi ungkap korban dikejar pelaku bermotor. (Instagram/reskrim.tangsel)

Setelah adu mulut, situasi berubah menjadi aksi kekerasan. Polisi menyebut pemukulan dilakukan lebih dahulu oleh salah seorang pelaku terhadap prajurit TNI tersebut.

“Pemantiknya adalah dari tersangka memukul korban duluan,” tuturnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X