Mediapriangan.com - DPRD Jawa Barat berharap pemerintah pusat segera mencabut moratorium pemekaran daerah, khususnya bagi Provinsi Jabar.
Dibuka kembali pembentukan daerah otonomi baru bagi Provinsi Jabar menjadi harapan DPRD Jawa Barat di momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 RI.
Perihal pemekaran daerah Provinsi Jabar itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Achmad Ruhiyat seusai mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia.
“Dirgahayu RI ke-78, alhamdulilah. Tadi arahan dari Presiden RI Joko Widodo sangat jelas, agar Indonesia menjadi negara maju dan dikagumi di 2045,” tuturnya.
Achmad Ruhiyat juga mengatakan bahwa untuk Provinsi Jabar, berharap demi pemerataan pembangunan perlu pemekaran daerah di 9 kabupaten atau kota.
“Tadi disampaikan juga soal bantuan ke desa sangat penting untuk pemerataan pembangunan,” sambungnya.
Menurut pemaparan Achmad Ruhiyat, pemekaran daerah bagi Jabar sangat mendesak.
Jumlah daerah atau kabupaten dan kota di Jabar belum ideal jika melihat jumlah penduduk Jabar yang hampir mencapai 50 juta jiwa.
Jumlah penduduk Jabar hampir 50 juta jiwa, tetapi jumlah daerahnya hanya 27 kabupaten atau kota.
Sementara Jawa Tengah, jumlah penduduknya sekitar 36 juta jiwa lebih tetapi jumlah kabupaten dan kotanya 35.
Artikel Terkait
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP, Cinta Mega Tertangkap Bermain Game Saat Rapat Paripurna, Ini Profilnya
Perjuangan Keterwakilan Perempuan di Parlemen, KPP Jawa Barat Terima Kunjungan Kerja KPP Kalimantan Tengah
Komisi V DPRD Jawa Barat Dorong Pemprov Jabar Perhatikan Sarana Pendidikan yang Ada di SLB Negeri Cinta Asih
Pengelolaan Jasa Lingkungan Hidup Sejatinya Berkelanjutan, Ini Kata Arip Rachman
Refleksi Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke 391 Tahun 2023, Begini Pesan Ketua DPRD Kepada Bupati Tasikmalaya
Anggota DPRD Jawa Barat Arip Rachman Menanti Kerja Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Ekstra Keras