Kini, dengan langkah banding yang sedang disiapkan, Gedung Putih berupaya mempertahankan warisan kebijakan ekonomi Trump yang diklaim strategis untuk menyeimbangkan neraca perdagangan AS.
Persaingan hukum ini akan menjadi ujian penting dalam menentukan masa depan kebijakan proteksionis di bawah sistem hukum Amerika.***
Artikel Terkait
Indonesia Kena Tarif Impor 32 Persen dari Trump, Ini Dampak ke Ekspor dan Respons Strategis Pemerintah RI
Benarkah Tarif Impor 32 Persen dari AS ke Indonesia Adalah Aksi Balas Dendam Trump? Simak Alasan dan Dampaknya
Makin Aneh, Trump Terapkan Tarif Dagang Tinggi ke Pulau Tak Berpenghuni yang Hanya Dihuni oleh Koloni Penguin
Menyoal Tarif Impor Baru 32 Persen dari Presiden Trump, Prabowo Pastikan Indonesia Akan Cari Solusi Terbaik dan Tepat
Tarif Trump Dinilai Bikin Pasar Global Bergejolak, Menperin Bongkar Duet Dagang RI dan Arab Saudi Senilai Rp55 T di 2024
Menperin Bongkar Strategi RI, Sektor Manufaktur Tahan Guncangan Tarif Trump dan Arab Saudi Tertarik Kerja Sama
Menperin Bongkar Kerja Sama RI-Saudi Hadapi Perang Dagang Imbas Tarif Trump, Indonesia Siap Tangguh!
Robert Prevost Jadi Paus AS Pertama! Donald Trump Bangga, Ini Kehormatan Besar bagi Amerika Serikat
Gencatan Senjata India-Pakistan yang Diumumkan Trump Resmi Gagal, Perang Kembali Meletus Pagi Ini!
Trump Ultimatum Apple, Produksi iPhone Harus di AS, Jika Tidak Siap-Siap Kena Tarif Impor 25 Persen!