Desak PBB Tindak Israel
Dubes Iran itu juga meminta Dewan Keamanan PBB segera mengambil langkah tegas terhadap tindakan agresi Israel. Ia menuduh Israel telah lama mengabaikan aturan dan melakukan tindakan militer secara sepihak di kawasan Timur Tengah.
"Oleh karena itu, Dewan Keamanan PBB wajib turun tangan dan mengambil langkah yang dilakukan untuk menghentikan rezim ini (Israel)," jelas Boroujerdi.
Boroujerdi menyebut Israel sebagai entitas yang konsisten melanggar hukum internasional dan menyerang negara-negara tetangganya.
Berdasarkan catatannya, Israel telah memicu sedikitnya 20 konflik militer di kawasan Timur Tengah dalam beberapa tahun terakhir.
"Rezim zionis adalah rezim yang tidak pernah patuh dan bertanggung jawab terhadap tata tertib dan peraturan internasional. Kita lihat bersama bahwa rezim ini telah menyerang tetangganya, hampir semua dari tetangganya diserang," ungkapnya.
"Kami saksikan rezim ini telah melewati batasan dan garis-garis merah yaitu tidak diperbolehkannya melakukan agresi terhadap fasilitas nuklir, di mana rezim ini melakukannya terhadap negara kami," tutupnya.
Ketegangan Iran-Israel saat ini terus menjadi sorotan dunia, dengan meningkatnya kekhawatiran akan eskalasi konflik yang dapat mengganggu stabilitas kawasan dan mengancam perdamaian global.***
Artikel Terkait
Kalahkan Wakil Israel di Cage Warriors, Petarung Irlandia Kibarkan Bendera Palestina dan Teriakkan 'Free Palestine'
Greta Thunberg Diculik Pasukan Israel? Kapal Bantuan Gaza Dibajak di Laut Internasional
KBRI Teheran Imbau WNI di Iran Waspada Usai Israel Gempur Fasilitas Nuklir, Korban dari Militer Tewas
China dan Pakistan Murka Usai Israel Serang Iran, Kecam Pelanggaran Berat dan Serukan Penghentian Eskalasi
Usai Serangan Mendadak Israel Hancurkan Fasilitas Nuklir, Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Suci Qom
KBRI Tehran Rilis 7 Imbauan Penting untuk WNI, Respons Cepat atas Serangan Israel ke Iran