4. Tingginya Risiko Kesehatan Jemaah Lansia
Saudi mengungkapkan kekhawatirannya atas jumlah jemaah lansia dan berisiko tinggi dari Indonesia yang wafat tahun ini.
Catatan itu menekankan pentingnya pengawasan dan pendampingan ekstra agar jemaah dalam kategori ini tetap terjaga kondisinya.
5. Polemik Penyembelihan Hewan Dam
Sorotan terakhir berkaitan dengan pelaksanaan penyembelihan hewan dam.
Pemerintah Saudi menegaskan bahwa sejak tahun ini, penyembelihan hanya boleh dilakukan melalui Adahi—lembaga resmi yang ditunjuk kerajaan.
Padahal, sebagian besar jemaah Indonesia telah bekerja sama dengan KBIHU atau rumah potong hewan lokal sebelum aturan ini diumumkan.
Kelima poin ini menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah Indonesia dalam memperbaiki tata kelola penyelenggaraan haji, agar lebih terstruktur, patuh aturan internasional, dan tetap mengedepankan keselamatan serta kenyamanan jemaah.
Pemerintah diharapkan segera memberikan klarifikasi resmi atas catatan tersebut dan menyiapkan strategi penyempurnaan untuk musim haji tahun-tahun berikutnya.***
Artikel Terkait
Jemaah Haji Dilarang Bawa Air Zamzam di Kabin Pesawat, Ini Cara Petugas Menyalurkan 5 Liter Galon ke Tiap Jemaah
Afgan Cerita Haji Pertama Berangkat Mendadak, Mengaku Nekat tapi Lancar, Niat Langsung Berangkat Sendiri
Batal Haji karena Visa, Ruben Onsu Jadi Pikiran Ivan Gunawan Selama di Tanah Suci, Begini Kisah Persahabatan Mereka
Cuaca Makkah Tembus 46 Derajat Celsius, PPIH Imbau Jemaah Haji Tak Paksakan Ibadah Sunnah Jelang Pulang ke Tanah Air
441 Jemaah Haji Kloter 5 Asal Garut Tiba, Disambut Haru Keluarga di Pendopo, Tiga Lansia Langsung Dilarikan ke RS
Suhu Panas Makkah Capai 47 Derajat Celsius, Jemaah Haji Diminta Periksa Kesehatan Segera Setelah Tiba di Indonesia