Akibat konflik yang belum mereda, situasi kemanusiaan pun kian memburuk. Otoritas Thailand melaporkan lebih dari 138.000 penduduk dan ratusan pasien rumah sakit terpaksa dievakuasi dari wilayah perbatasan.
Sementara itu, pemerintah Kamboja menyebut lebih dari 20.000 warganya telah dipindahkan dari Provinsi Preah Vihear.
Hubungan diplomatik antara kedua negara pun kini telah diputus secara resmi. Bahkan, Thailand dikabarkan telah menutup seluruh akses perbatasan yang menghubungkan negaranya dengan Kamboja.
Dengan situasi yang terus berkembang dan belum adanya titik terang, peran aktif negara-negara tetangga seperti Indonesia dalam mendorong perdamaian dinilai sangat penting guna mencegah konflik regional yang lebih luas.***
Artikel Terkait
Hasan Nasbi Sebut Perang Makin Dekat ke Indonesia, Ungkit Lagi Peringatan Prabowo Saat Kampanye 2019
Hasan Nasbi Sebut Dampak Perang Negara Lain Bisa Ganggu Indonesia: Kehidupan Kita dan Dunia Pasti Terganggu!
Gencatan Senjata India-Pakistan yang Diumumkan Trump Resmi Gagal, Perang Kembali Meletus Pagi Ini!
Putin Tawarkan Mediasi Iran dan Israel Demi Hentikan Serangan tapi Trump Tolak dan Sindir Rusia Urus Perang Sendiri
Menlu Sugiono Kritik Negara G7 yang Bela Israel, Sebut Sikap Itu Bisa Picu Perang Besar dan Perburuk Konflik Timur Tengah
SBY Peringatkan Dunia di Ambang Malapetaka jika Perang Iran dan Israel Tak Terkendali, Sebut 5 Tokoh Kunci
Presiden Prabowo Heningkan Cipta di Rusia, Hormati 1,5 Juta Korban Perang Dunia II di Tengah Kunjungan Resmi
Israel Ancam Terus Gempur Iran di PBB, Tak Akan Henti Sebelum Ancaman Nuklir Dilucuti, Dunia Cemas Perang Meluas
WNI Ungkap Momen Mencekam di Teheran Saat Perang Iran-Israel, Setiap Malam Ada Serangan, Komunikasi Terputus!
Benarkah Candi Ta Muen Thom Jadi Alasan Thailand dan Kamboja Nyaris Perang? Sengketa Warisan Sriwijaya Memanas!