Produsen global seperti Procter & Gamble juga ikut terdampak. Mereka berencana menaikkan harga sekitar seperempat dari produk yang beredar di pasar AS.
Dengan kebijakan ini, para analis memprediksi harga produk berbasis baja dan aluminium akan terus naik. Konsumen pun kemungkinan besar akan merasakan langsung dampaknya, baik pada sektor otomotif, peralatan rumah tangga, maupun furnitur.***
Artikel Terkait
Fenomena Rojali-Rohana Ramai Dibahas, Ekonom Sebut Sepinya Mall Lebih Dipicu Perubahan Gaya Belanja ke E-Commerce
Susu Nabati Kian Jadi Tren Gaya Hidup, Buka Peluang Bisnis UMKM dari Bahan Lokal hingga Inovasi Global
Investasi Emas Online, Cara Modern Menabung Emas Mulai 0,1 Gram, Fleksibel dan Praktis di Era Digital
Dompet Digital, Tren Transaksi Zaman Modern, Lebih Praktis, Banyak Promo, tapi Tetap Punya Risiko
Deposito Online, Investasi Praktis di Era Digital: Simak Keuntungan dan Risiko Sebelum Menaruh Dana
Hindari Tarif Tinggi AS, Perusahaan China Ramai-ramai Pilih Indonesia dan Picu Lonjakan Harga Lahan Industri
Keseruan MASIH by.U di SMK Al-Huda Sariwangi Tasikmalaya, Coaching Futsal Nasional, Games Seru, dan Brand Ambassador
Investasi Syariah Kian Diminati, Kenali Ragam Instrumen dan Risiko Sebelum Memulai
Kisah Inspiratif BestDough Bakery, Sempat Nyaris Tutup, Kini Omzet Naik 750 Persen Berkat Tim Manajemen Solid
Utang BLBI dan Saham BCA, Disuntik Rp87 Triliun, Dijual Rp10 Triliun, Negara Disebut Rugi Rp78 Triliun