Dalam pidatonya, Netanyahu juga menyinggung negara-negara yang dinilainya hanya berpura-pura mendukung Palestina.
"Banyak dari mereka yang berperang melawan Israel hari ini akan pergi besok," sindir Netanyahu di hadapan Sidang Umum PBB.
Pernyataan tersebut dipandang sebagian analis sebagai sinyal perubahan aliansi di Timur Tengah dan upaya mengajak negara-negara lain menjalin hubungan dengan Israel.
Baca Juga: Presiden Prabowo Hadiri Sidang Majelis Umum PBB ke-80, Beri Pidato Urutan Ketiga di New York
Sikap Indonesia: Damai dan Berimbang
Posisi Indonesia dinilai memberikan tawaran jalan tengah, dengan menegaskan pengakuan kemerdekaan Palestina harus disertai jaminan keamanan bagi Israel.
"Kita harus menjamin kenegaraan bagi Palestina. Namun, Indonesia juga menyatakan bahwa setelah Israel mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Palestina," kata Prabowo.
"Maka Indonesia akan segera mengakui negara Israel dan mendukung segala jaminan bagi keamanan Israel," imbuhnya.***
Artikel Terkait
Trump Kumpulkan Dewan Keamanan, AS Tuding Iran Bisa Produksi Bom Nuklir dalam Beberapa Pekan Usai Serang Israel
Rusia Ancam AS dan Israel soal Khamenei, Peringatkan Pembunuhan Akan Picu Kekacauan Seperti Buka ‘Kotak Pandora’
TNI Ungkap 126 WNI Terjebak di Iran dan Israel Siap Dievakuasi, Evakuasi Hanya Bisa Lewat Jalur Darat
Israel Ancam Terus Gempur Iran di PBB, Tak Akan Henti Sebelum Ancaman Nuklir Dilucuti, Dunia Cemas Perang Meluas
97 WNI Berhasil Dievakuasi dari Iran, Menlu Sugiono Pastikan Proses Aman Meski Konflik dengan Israel Makin Panas
WNI Ungkap Momen Mencekam di Teheran Saat Perang Iran-Israel, Setiap Malam Ada Serangan, Komunikasi Terputus!
Bantah Tuduhan AS-Israel, Presiden Iran Pezeshkian Tegaskan Tak Pernah Ingin Miliki Senjata Nuklir, Cuma untuk Damai!
Israel Klaim Berhasil Bunuh Abu Obeida, Hamas Belum Beri Tanggapan Soal Nasib Sang Juru Bicara Militer
Peluang Israel Lolos Piala Dunia 2026 Disorot, Spanyol Ancam Boikot dan Desak FIFA Usir Tim Berlogo Bintang Daud
Pengakuan Inggris terhadap Palestina Picu Ketegangan Israel, Tapi Jadi Secerca Harapan Menuju Perdamaian