Mediapriangan.com - Jurang pendapatan antara pejabat negara dan para pekerja kembali disorot publik.
Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menegaskan ketidakadilan itu terlihat jelas saat membandingkan penghasilan anggota DPR dengan buruh maupun pekerja informal.
Menurutnya, seorang anggota DPR bisa mengantongi hingga Rp154 juta per bulan, terdiri dari tunjangan perumahan sekitar Rp50 juta serta gaji pokok dan tunjangan lain sebesar Rp104 juta.
Jika dihitung per hari, jumlah tersebut setara lebih dari Rp3 juta.
Sebaliknya, nasib buruh disebut jauh dari kata sejahtera. “Pendapatan harian buruh hanya sepersekian dari anggota DPR,” ujar Iqbal dalam video yang diunggah akun Instagram @partaiburuh_, Jumat, 22 Agustus 2025.
Iqbal mencontohkan buruh outsourcing di Jakarta yang menerima upah minimum Rp5,2 juta per bulan atau sekitar Rp170 ribu per hari.
Kondisi lebih memprihatinkan dialami pekerja di koperasi, yayasan, dan sektor jasa yang hanya memperoleh Rp1,5 juta per bulan atau Rp50 ribu per hari.
Baca Juga: Tunjangan Rumah DPR Rp50 Juta Masih Kurang, Anggota Dewan Harus Rogoh Kantong Hingga Rp28 Juta
Adapun pengemudi ojek online, lanjutnya, rata-rata hanya membawa pulang Rp600 ribu per bulan atau sekitar Rp20 ribu per hari.
“Bayangkan, seorang anggota DPR bisa menikmati Rp3 juta lebih per hari, sementara pekerja informal pontang-panting di jalan hanya mengantongi Rp20.000,” tegas Iqbal.
Ia menambahkan, para buruh sejatinya merupakan penopang utama perekonomian bangsa. Namun, sistem ketenagakerjaan dinilai masih eksploitatif, terutama praktik outsourcing dan kemitraan yang tidak memberikan perlindungan jaminan sosial.
Iqbal juga menyinggung soal ketidakadilan hak pensiun. “Anggota DPR yang hanya bekerja lima tahun sudah berhak atas uang pensiun seumur hidup. Sementara buruh yang mengabdi puluhan tahun tetap hidup dalam ketidakpastian,” tuturnya.
Artikel Terkait
Massa Hari Buruh Heboh Saat Nama Seskab Teddy Disebut, Prabowo Tertawa, Kok yang Disoraki Bukan Presidennya?
Pernah Gagal Jadi Presiden, Prabowo Terharu Dapat Dukungan Buruh Saat Pidato di Monas pada Hari Buruh 2025
Dedi Mulyadi Blak-blakan di Hari Buruh 2025: Sindir Kebijakan Lama dan Janjikan Terobosan Baru di Jawa Barat
Presiden Prabowo Janji Kaji Ulang Pajak Gaji Buruh, Gaji Kecil Kok Dipajak, Saya Dengar Langsung Keluhannya!
Janji Prabowo Hapus Sistem Outsourcing di Hari Buruh, Tapi Ingatkan: Harus Realistis, Jangan Ganggu Investor!
Lama Mandek di DPR, RUU Perampasan Aset Disorot Prabowo Saat Hari Buruh, Saya Dukung Penuh, Harus Segera Disahkan!
Miris! 25 Persen Petani di Kota Tasik Masih Buruh Tani, Wali Kota Viman Soroti di Peringatan Hari Krida Pertanian 2025
Jejak Kontroversi Noel Ebenezer Sebelum OTT KPK, Janji Palsu Buruh Sritex, Tagar KaburAjaDulu, hingga Laporan 212