Chief Representative JICA Indonesia, Takeda Sachiko, pernah menjelaskan bahwa program school meal Jepang tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan.
"Program school meal di Jepang diposisikan sebagai bagian integral dari pendidikan, sekaligus mencakup pengelolaan dan operasional yang komprehensif," kata Takeda dalam Seminar Shokuiku pada Februari 2026 lalu.
Menurutnya, pengelolaan school meal Jepang mencakup berbagai aspek mulai dari penyusunan menu, kebersihan, distribusi, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat.
"(Hal itu) mulai dari penyusunan menu, manajemen kebersihan, distribusi, hingga pengembangan kapasitas," sambungnya.
Meski demikian, Takeda menegaskan bahwa sistem school meal Jepang tidak bisa serta-merta diterapkan secara identik di negara lain karena setiap wilayah memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda.
"Program school meal bukanlah model yang seragam untuk diterapkan secara langsung," terangnya.
"Melainkan inisiatif yang perlu dikembangkan dan disesuaikan dengan konteks masing-masing negara dan wilayah," tukas Takeda.***
Artikel Terkait
Viral MBG Pekalongan, Buah Salak Berbelatung di SDN 1 Kepatihan, BGN Pekalongan Langsung Ambil Tindakan
Viral Protes Dapur MBG Purworejo, SPPG Keluhkan Juknis Mendadak dari BGN Bikin Perencanaan Menu Berantakan
Viral Kepala BGN Jambi Diduga Main Game Saat Rapat, Klarifikasi Adityo Picu Perdebatan
SPPG Dibekukan Usai Video Viral Pria Joget di Dapur MBG, Wakil Kepala BGN Tegaskan Bukan Bisnis Komersial
Bos BGN Bongkar Fakta Pengadaan Motor Operasional MBG yang Viral di Media Sosial, Bukan 70 ribu unit! Tapi...
Plesetan Kreatif Berujung Viral, Cerita di Balik Lapak Makan Murah Pakai Nama MBG dan Logo BGN di Jakarta Selatan