Refocusing MBG 2027 Mulai Dikaji, Siswa SMA Berpotensi Tak Lagi Jadi Penerima Makan Bergizi Gratis

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 16 Juni 2026 | 09:46 WIB
Refocusing MBG 2027 dikaji BGN. Siswa SMA berpotensi tidak lagi menerima Makan Bergizi Gratis agar program lebih tepat sasaran. (Dok. BGN)
Refocusing MBG 2027 dikaji BGN. Siswa SMA berpotensi tidak lagi menerima Makan Bergizi Gratis agar program lebih tepat sasaran. (Dok. BGN)

Baca Juga: Koalisi MBG Watch Datangi Kantor BGN, Desak Audit Program Makan Bergizi Gratis dan Evaluasi Total

Menurut perhitungan sementara, apabila Siswa SMA tidak lagi masuk dalam kategori penerima manfaat MBG, jumlah penerima program dapat berkurang hingga sekitar 8 juta orang. Meski demikian, BGN menegaskan bahwa langkah tersebut bukan untuk mengurangi tujuan utama program gizi nasional.

“Nah, itu yang kami exercise, tapi kami tidak menghilangkan esensi dari intervensi visi yang dilakukan oleh pemerintah. Jadi, refocusing diperlukan supaya lebih tepat sasaran,” tambahnya.

Saat ini penerima manfaat MBG mencakup peserta didik di sekolah, santri, ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga kelompok lanjut usia yang masuk dalam perluasan sasaran program beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Kasus Korupsi BGN Makin Panas, Pengacara Sony Sonjaya Sebut Ada 26 Nama Terkait Izin SPPG

Di sisi lain, pemerintah telah menyiapkan Anggaran MBG 2027 dalam jumlah besar. Berdasarkan pagu indikatif yang disusun Kementerian Keuangan bersama Bappenas, alokasi dana untuk program tersebut mencapai ratusan triliun rupiah.

“Menurut surat dari Kementerian Keuangan dan Bappenas, untuk 2027 sebenarnya kami mendapat pagu indikatif Rp270,2 triliun untuk penerima manfaat 81,5 juta,” ujar Arumsari.

Besarnya Anggaran MBG 2027 tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Badan Gizi Nasional melakukan evaluasi dan penyempurnaan program sejak tahun ini. Evaluasi tersebut diharapkan dapat memastikan pelaksanaan Makan Bergizi Gratis benar-benar menyasar kelompok yang paling membutuhkan.

“Namun, tadi ketika kami sampaikan bahwa pada 2026 dari Juli sampai akhir 2026 kami akan terus melakukan langkah perbaikan,” tukasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X