Anggota DPRD Jawa Barat, Sugianto Nangolah, Soroti Masalah Akses Pendidikan dan Layanan Kesehatan yang Belum Optimal

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 12 November 2024 | 07:38 WIB
Anggota DPRD Jawa Barat H. Sugianto Nangolah melakukan reses I Tahun Sidang 2024-2025 di Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi pada Senin, 11 November 2024.   (Humas)
Anggota DPRD Jawa Barat H. Sugianto Nangolah melakukan reses I Tahun Sidang 2024-2025 di Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi pada Senin, 11 November 2024. (Humas)

 

Mediapriangan.com - Anggota DPRD Jawa Barat, H. Sugianto Nangolah, mengungkapkan bahwa masih banyak aspirasi masyarakat yang belum terserap dengan maksimal, terutama yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, layanan sosial, dan tenaga kerja.

Hal tersebut diungkapkan Anggota DPRD Jawa Barat, H. Sugianto Nangolah saat melakukan reses I Tahun Sidang 2024-2025 di Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi pada Senin, 11 November 2024.

Anggota DPRD Jawa Barat, H. Sugianto Nangolah menyatakan bahwa masalah-masalah tersebut harus menjadi prioritas dalam program yang akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: Jawa Barat Catat Tingkat Pengangguran Tertinggi, Wakil Ketua DPRD Dorong Solusi Investasi dan Penyerapan Lulusan SMK

"Masalah pendidikan dan kesehatan harus menjadi prioritas dalam program yang akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat," ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya mencakup kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam sektor pendidikan dan kesehatan yang menjadi kebutuhan vital.

"Alhamdulillah, banyak masyarakat yang sangat antusias menyampaikan aspirasi mereka terkait pendidikan, layanan kesehatan, bantuan sosial, hingga masalah tenaga kerja," ujar Sugianto dalam pernyataannya.

Baca Juga: Penajaman Visi Misi Herdiat Yana di Pilkada Ciamis 2024, Live di YouTube KPU Kabupaten Ciamis Hari Ini, 12 November 2024

Mengenai sektor pendidikan, Sugianto menyatakan bahwa pihaknya tengah berjuang untuk pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) pada tingkat SMA/SMK, mengingat saat ini masih banyak kecamatan di Jawa Barat yang belum memiliki Sekolah Negeri.

Pembangunan tersebut diharapkan dapat memfasilitasi akses pendidikan bagi seluruh masyarakat Jawa Barat.

"Pembangunan USB) pada tingkat SMA/SMK diharapkan dapat memfasilitasi akses pendidikan bagi seluruh masyarakat Jawa Barat," katanya.

Baca Juga: Disita Rp2,8 Miliar! Ini 4 Fakta Terbaru Penangkapan Tersangka Baru Kasus Judi Online di Kementerian Komdigi RI

Selain itu, Sugianto juga menyoroti kurang optimalnya layanan kesehatan di daerah, serta distribusi bantuan sosial yang belum merata.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X