Tak hanya soal pungli dan infrastruktur, isu pemekaran wilayah juga mencuat.
Ono menyebut bahwa Cirebon Timur, dengan jumlah penduduk dan potensi ekonomi yang besar, sedang dikaji untuk menjadi daerah otonomi baru. Bahkan, Gubernur Jabar sudah mengirimkan surat resmi kepada DPRD terkait pembahasan ini.
“Hal-hal normatif yang disampaikan oleh masyarakat tentunya Cirebon Timur dengan berbagai macam problemnya, jumlah penduduknya juga yang sangat besar, potensi ekonominya juga sangat besar, maka saat ini DPRD juga sedang merumuskan rencana pembahasan pemekaran Cirebon Timur,” jelas Ono.
Reses tersebut menjadi ajang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan kepada perwakilan mereka di legislatif.
Ono Surono pun berkomitmen untuk terus mengawal seluruh aspirasi tersebut hingga mendapat solusi konkret dari pemerintah.***
Artikel Terkait
Anggota DPRD Jabar H. Arip Rachman Sosialisasikan Perda Perlindungan Tenaga Kerja di Kabupaten Tasikmalaya
Arip Rachman Dorong Perusahaan dan Pekerja Non-Upah Ikut BPJS, Perda Ketenagakerjaan Jabar Disosialisasikan!
Sosialisasi Perda Pendidikan, Arip Rachman Tegaskan Pentingnya Peran Masyarakat Demi Masa Depan Anak Jawa Barat
Tekankan Pentingnya Kesetaraan Gender, Arip Rachman Sosialisasikan Perda Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan
Kabupaten Tasikmalaya Alami Defisit Anggaran Hingga Rp94 Miliar
Ramai Kasus Kekerasan, DPR Desak Kemendag Evaluasi Sistem COD, 'Cash on Delivery Jangan Jadi Cash or Duel!'