Empati Dinilai Menjadi Bagian dari Pelayanan Kesehatan
Pesan yang disampaikan dr Gia memperlihatkan bahwa profesi tenaga kesehatan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan klinis, tetapi juga menjaga sikap ketika berinteraksi dengan pasien BPJS maupun masyarakat.
Di era media sosial, setiap pernyataan yang disampaikan tenaga kesehatan dapat dengan cepat menyebar dan memengaruhi kepercayaan publik terhadap profesi tersebut.
Karena itu, dr Gia mengajak seluruh nakes untuk menjadikan jas putih sebagai pengingat agar tetap mampu mengendalikan emosi, menjaga profesionalisme, dan mengedepankan empati dalam setiap pelayanan kesehatan.***