Wabah Rambut Rontok di India yang Berimbas Kebotakan dalam 3 Hari, Apa Penyebabnya?

photo author
Yiyin Sulastri, Media Priangan
- Senin, 20 Januari 2025 | 06:38 WIB
Ilustrasi wabah rambut rontok seperti yang terjadi di India secara ekstrem.   (Freepik)
Ilustrasi wabah rambut rontok seperti yang terjadi di India secara ekstrem. (Freepik)

Medipriangan.com - Tiga desa di distrik Buldhana, Maharashtra, India, saat ini dilanda fenomena misterius yang membuat masyarakat diliputi kekhawatiran.

Dalam waktu singkat, warga di desa Borgaon, Kalwad, dan Hingna mengalami kerontokan rambut yang ekstrem hingga menyebabkan kebotakan hanya dalam kurun waktu tiga hari.

Fenomena aneh ini tidak memandang usia atau jenis kelamin. Baik pria, wanita, maupun anak-anak menjadi korban, dan kasus ini telah menimbulkan kepanikan di kalangan penduduk setempat.

Baca Juga: TikTok Diblokir di AS, Begini Nasib 4 Seleb AS yang Punya Jutaan Pengikut dari Aplikasi Milik Zhang Yiming

Berdasarkan laporan Economic Times, rambut para warga di daerah tersebut rontok hanya dengan sentuhan ringan, sehingga menimbulkan bercak kebotakan yang nyata di kepala mereka.

Lebih lanjut, Times of India melaporkan bahwa lebih dari 150 orang di desa-desa tersebut telah terdampak, dengan sekitar 400 orang lainnya di 15 desa di wilayah Shegaon mulai mengalami gejala serupa.

Fenomena ini kerap diawali dengan rasa gatal intens di kulit kepala, sebelum kerontokan rambut terjadi secara masif.

Baca Juga: Polisi Ungkap Sindikat Pembobolan Rumah Kosong di Jakarta Selatan, 20 Rumah Jadi Sasaran hingga Eksekutor Terungkap

Dugaan Awal Penyebab Kerontokan Rambut

Untuk mengungkap penyebab dari kejadian ini, Departemen Kesehatan Maharashtra telah memulai penyelidikan intensif.

Dr. Deepali Rahekar, petugas kesehatan di Shegaon menjelaskan dugaan awal mengarah pada kemungkinan kontaminasi air.

"Hal ini dapat terjadi karena air yang tercemar. Kami telah mengumpulkan sampel dan akan mengujinya untuk mencapai kesimpulan," jelasnya.

Sejauh ini, tim kesehatan menemukan sekitar 50 orang di desa-desa terdampak menunjukkan gejala yang serupa.

Baca Juga: Uya Kuya Kena Tegur Pemilik Rumah Kebakaran Los Angeles karena Buat Konten Tanpa Izin, Namun Tetap Berbagi Bantuan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X