Sementara itu, ukiran Dvarapala (penjaga) dan ornamen khas menghiasi dinding luar kuil.
Uniknya, beberapa bagian dekoratif masih tampak belum selesai, seolah ditinggalkan di tengah proses pembangunan.
Di sisi timur kuil utama, batuan dasar dipahat menjadi saluran air suci. Tak jauh dari situ, terdapat ukiran gajah yang menambah kekayaan artistik situs ini.
Namun, sebagian dinding selatan candi kini telah runtuh, menyisakan gapura sebagai saksi bisu perjalanan zaman.
Ta Muen Thom juga dikenal melalui beberapa prasastinya. Salah satu yang terkenal adalah Prasasti Prasat Ta Muen Thom 5 yang kini disimpan di Museum Nasional Surin.
Prasasti ini dikaitkan dengan Raja Suryawarman I dan terdiri dari tiga sisi berisi baris-baris teks dalam bahasa Khmer dan Sansekerta. Ada pula Prasasti K. 376 yang mencatat sejarah dan fungsi candi ini di masa lalu.
Di sepanjang jalur kuno yang melintasi wilayah ini, masih bisa ditemukan situs pendukung lainnya seperti Prasat Ta Muen Toch dan Prasat Ta Muen, yang diyakini sebagai rumah sakit dan rumah pemadam kebakaran pada masa itu.
Sementara di wilayah Kamboja, terdapat Prasat Chan dan Wat Ta Muen yang menyimpan sisa peninggalan arsitektur kuno.
Meski menyimpan nilai sejarah tinggi, Candi Ta Muen Thom kini justru menjadi sumber ketegangan baru.***
Artikel Terkait
Macron Kunjungi Candi Borobudur Bareng Prabowo, Kagumi Budaya dan Luncurkan Kemitraan Budaya Indonesia-Prancis
Bantah Tuduhan AS-Israel, Presiden Iran Pezeshkian Tegaskan Tak Pernah Ingin Miliki Senjata Nuklir, Cuma untuk Damai!
Zohran Mamdani Ukir Sejarah, Jadi Muslim Pertama Menang Telak di Pilkada Wali Kota New York, Kalahkan Cuomo!
Konflik Thailand-Kamboja Memanas, PM Paetongtarn dan Hun Sen Saling Kunjungi Perbatasan di Tengah Ketegangan
Donald Trump Meradang! BRICS Kini Diperkuat Indonesia, Balas dengan Ancaman Tarif Impor ke Negara Anggota
Setelah 20 Tahun Koma Akibat Kecelakaan, Pangeran Tidur Al-Waleed Akhirnya Wafat, Dunia Berduka
Filipina Sukses Deal Tarif Impor 19 Persen dengan AS, Trump Klaim Nol Tarif untuk Produk Amerika
Disorot Parlemen Malaysia, Sambutan Meriah Prabowo di Prancis Kontras dengan Kunjungan Sepi Anwar Ibrahim