Mediapriangan.com - Penelitian Bappenas memperkirakan jumlah lanjut usia (lansia) di Indonesia mencapai 71,6 juta jiwa.
Di wilayah Provinsi Jawa Barat, data populasi penduduk lanjut usia (60 tahun ke atas), di perkirakan meningkat pada tahun 2023.
Berdasarkan data BPS Provinsi Jawa Barat, jumlah penduduk lanjut usia (lansia) di Jawa Barat pada tahun 2023 mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya.
Tercatat pada tahun 2023, jumlah lansia diperkirakan mencapai 11,12 persen dari jumlah penduduk Jabar.
Sedangkan pada tahun 2020 jumlah lansia tercatat sebanyak 4,98 juta jiwa atau 10,05 persen.
Hal itu dikemukan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Arif Rachman kepada Mediapriangan.com, Sabtu, 26 April 2025.
Kondisi dan jumlah penduduk lansia di masa mendatang, terang Arif, merupakan peluang sekaligus tantangan bagi individu, keluarga, masyarakat dan pemerintah.
"Penduduk lansia yang sehat, aktif dan produktif dapat memberikan peluang untuk menjadi aset bangsa sekaligus dapat menentukan masa depan umat manusia. Lansia bukan hanya kelompok yang perlu dilindungi, tetapi juga potensi yang masih bisa diberdayakan," katanya.
Menurutnya, kelompok lansia merupakan kelompok rentan, yang perlu mendapat perhatian semua pihak, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.
Sebagai manusia, sambung Arif, lansia memiliki kebutuhan-kebutuhan sebagaimana umumnya, yaitu kebutuhan makan, perlindungan, perawatan kesehatan dan sejumlah kebutuhan sosial dalam mengadakan hubungan dengan orang lain.
Artikel Terkait
DPRD Jawa Barat Bahas Optimalisasi Aset Daerah dan Kinerja BUMD dalam Studi Banding dengan DPRD DKI Jakarta
Pesan Ketua DPR RI Puan Maharani dalam Rapat Paripurna, Negara Harus Hadir Tanpa Menunggu Rakyat Memviralkan
DPR RI Apresiasi Efisiensi Anggaran Pemerintah sebagai Bentuk Penggunaan Uang Negara untuk Kesejahteraan Rakyat
Muncul Draf di Tengah Isu Pembahasan RUU Polri, Ketua DPR RI Puan Maharani Sebut Itu Bukan Surpres Resmi
Sosialisasi Perda Bantuan Hukum di Kabupaten Tasikmalaya, DPRD Jawa Barat Tegaskan Komitmen Lindungi Warga Miskin
Arip Rachman Tegaskan Warga Miskin Bisa Dapat Bantuan Hukum Gratis, Ini Sosialisasi Perda yang Digelar di Tasikmalaya