"Cut off anggaran saat ini, menjadi salah satu kebijakan pemerintah dalam mengendalikan belanja agar lebih efektif dan terarah. Meskipun menurut hemat kami di DPRD, kebijakan cut off ini tidak harus berlama-lama agar tidak berdampak lebih buruk terhadap laju pembangunan dan layanan publik," ucap Ami.
Menurutnya, kebijakan cut off bisa segera diakhiri jika kalkulasi ulang anggaran yang dilakukan oleh pihak eksekutif saat ini, betul-betul fokus dan serius.
"Pada prinsipnya kami memandang positif adanya kebijakan Bupati tentang cut off, dengan dalih untuk penyesuaian kondisi fiskal serta untuk memastikan pengelolaan anggaran lebih terarah. Tetapi cut off ini juga tidak harus berla-lama karena di antaranya banyak pekerjaan yang sudah selesai dilaksanakan, tetapi belum dibayar," kata Ami.***
Artikel Terkait
H. Arip Rachman Tekankan Keadilan Harus Bisa Diakses oleh Warga Miskin Kabupaten Tasikmalaya Tanpa Terkendala Biaya
Anggota DPRD Jabar H. Arip Rachman Sosialisasikan Perda Penyelenggaraan Kesejahteraan Lansia di Kabupaten Tasikmalaya
Peringati Hardiknas 2 Mei 2025, Sekda Kabupaten Tasikmalaya Ajak Gotong Royong Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua
Sekda Zen Buka Karya Bakti TNI 2025 di Kabupaten Tasikmalaya, Bangun Infrastruktur, Perkuat Gotong Royong Warga Desa
2.000 Nelayan Kabupaten Tasikmalaya Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Santunan hingga Rp174 Juta dan Beasiswa Anak!
YBM BRILiaN Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya