Mediapriangan.com - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Nafa Urbach, akhirnya menyampaikan permintaan maaf setelah pernyataannya mengenai tunjangan rumah sebesar Rp50 juta per bulan menuai kritik tajam dari warganet.
Artis sekaligus politisi itu sebelumnya menilai tunjangan rumah diperlukan sebagai kompensasi bagi anggota dewan yang tidak lagi memperoleh fasilitas rumah jabatan. Namun, ucapan Nafa Urbach dianggap publik kurang peka terhadap kondisi ekonomi masyarakat saat ini.
Permintaan maaf Nafa Urbach diungkapkan melalui Instagram Story pribadinya, yang kemudian tersebar luas usai dibagikan ulang oleh akun @lambegosiip pada Sabtu, 23 Agustus 2025.
“Guyss maafin aku yah klo statement aku melukai kalian,” tulis Nafa Urbach.
Ia menambahkan, dirinya tetap berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama di daerah pemilihan yang ia wakili.
“Percayalah aku gak akan tutup mata untuk memberikan hidup aku buat rakyat di dapil aku sebaik mungkin yg bisa aku kerjakan saat ini,” lanjutnya.
Baca Juga: Tunjangan Rumah DPR Rp50 Juta Masih Kurang, Anggota Dewan Harus Rogoh Kantong Hingga Rp28 Juta
Isu fasilitas dan tunjangan DPR belakangan memang menjadi sorotan publik. Banyak pihak menilai kebijakan itu kontras dengan realitas masyarakat yang masih bergulat dengan persoalan ekonomi.
Sebagai anggota Komisi IX DPR RI, Nafa Urbach diketahui membidangi isu kesehatan, ketenagakerjaan, serta kependudukan.
Klarifikasi yang ia sampaikan diharapkan dapat meredam polemik yang sempat berkembang.***
Artikel Terkait
Sempat Sebut Tunjangan Beras Rp12 Juta, Wakil Ketua DPR Adies Kadir Ralat, Sejak 2010 Tetap Rp200 Ribu
Tunjangan Rumah DPR Rp50 Juta Masih Kurang, Anggota Dewan Harus Rogoh Kantong Hingga Rp28 Juta
Titiek Soeharto Soroti Gudang Bulog, Beras Lebih dari Setahun Harus Segera Dikeluarkan dari Stok Nasional
Viral Pasha Ungu Tak Ikut Anggota DPR Joget di Sidang Tahunan MPR, Begini Penjelasan Lengkapnya
Misbakhun Tegaskan Soal Tunjangan Rumah DPR Rp50 Juta, Sebut Keputusan Ada di Menkeu, Kami Hanya Menerima
Mulai 2026 Minuman Berpemanis Kena Cukai, DPR Pastikan Tarif Dibahas Demi Jaga Industri dan Konsumen