Andovi da Lopez, influencer yang turut menyuarakan isu ini, menilai RUU Perampasan Aset menjadi salah satu instrumen penting untuk menelusuri asal-usul kekayaan pejabat.
“Dan ada beberapa mekanisme yang bisa membantu kita untuk mencari tahu, seperti Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset,” ujarnya lewat unggahan Instagram pada 9 September 2025.
RUU Perampasan Aset sejatinya telah digagas sejak 2009 dan selesai dirancang pada 2012, namun belum juga disahkan hingga kini.
Para pakar menilai aturan ini penting untuk memulihkan kerugian negara akibat korupsi dan tindak pidana ekonomi lainnya.
Meski begitu, sejumlah pihak mengingatkan potensi penyalahgunaan jika tidak diawasi dengan ketat.
RUU ini bisa menjadi pedang bermata dua yang membuka celah penyitaan aset tanpa prosedur yang jelas.
Dengan komitmen politik yang kini sudah disepakati DPR dan Presiden Prabowo, publik akan terus mengawal jalannya pembahasan agar RUU Perampasan Aset benar-benar menjadi instrumen pemberantasan korupsi yang adil dan transparan.***
Artikel Terkait
Vonis Makin Berat, Aset Tetap Disita! Ini Perbandingan Kekayaan Harvey Moeis vs Helena Lim di Skandal Korupsi PT Timah!
Ekonomi Terpuruk! Nunung Jual Aset dan Gadai Rumah, Kini Tinggal di Kos Bareng Suami – Begini Kisahnya Sekarang
Pilu! Pelawak Nunung Kini Tinggal di Kos Usai Jual Aset demi Bertahan Hidup, Curhat di Podcast Deddy Corbuzier
DPRD Jawa Barat Bahas Optimalisasi Aset Daerah dan Kinerja BUMD dalam Studi Banding dengan DPRD DKI Jakarta
Lama Mandek di DPR, RUU Perampasan Aset Disorot Prabowo Saat Hari Buruh, Saya Dukung Penuh, Harus Segera Disahkan!
KPK Sambut Dukungan Prabowo soal RUU Perampasan Aset: Harapan Baru Berantas Korupsi, Jangan Cuma Jadi Wacana!
Eks Dirut Sritex Jadi Tersangka Korupsi Kredit Rp692 M, Dana Bank Diduga Dipakai Bayar Utang dan Beli Aset di Jogja-Solo
10.000 UMKM Alfamart Kini Dapat Asuransi! IFG Dukung Askrindo Lindungi Aset Pelaku Usaha dari Risiko Besar
Yusril Ungkap Presiden Prabowo Sudah Berulang Kali Desak DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Pemerintah Siap Dukung