Jelang Akhir 2025, Serapan APBD Kabupaten Tasikmalaya Baru 82 Persen, DPRD Minta Evaluasi Menyeluruh

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Jumat, 19 Desember 2025 | 20:04 WIB
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Nanang Romli, menilai capaian serapan anggaran perlu dievaluasi bersama oleh legislatif dan eksekutif. (Instagram.com/nanang.romli)
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Nanang Romli, menilai capaian serapan anggaran perlu dievaluasi bersama oleh legislatif dan eksekutif. (Instagram.com/nanang.romli)

Nanang menilai, rendahnya realisasi belanja, khususnya belanja modal dan infrastruktur, berpotensi memengaruhi kualitas layanan publik dan laju pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia mengingatkan, belanja pemerintah memiliki peran penting dalam menggerakkan aktivitas ekonomi lokal.

Baca Juga: Kabid Jalan dan Jembatan Mundur, DPRD Kabupaten Tasikmalaya Pertanyakan Sistem Mutasi Pejabat

"Belanja daerah tidak hanya soal administrasi, tetapi juga berkaitan langsung dengan pembangunan, pelayanan publik, dan perputaran ekonomi masyarakat,” kata Nanang Romli.

Ia berharap, pemerintah daerah dapat melakukan perbaikan dalam perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan program agar APBD benar-benar menjadi instrumen pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.

"Evaluasi menyeluruh perlu dilakukan agar anggaran daerah dapat diaminoalkane secara maksimal dan tepat sasaran untuk kepentingan masyarakat," ujarnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X