Selain setoran rutin, penyidik juga mengusut dugaan penerimaan uang dari potongan upah pungut yang berkaitan dengan Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Klaten.
Nilai uang yang diduga berasal dari potongan upah pungut itu mencapai Rp280 juta. Menurut KPK, besaran penerimaan pada 2025 dan 2026 berbeda, dengan pengumpulan uang diduga dilakukan melalui Rizqan Iryawan.
“Pada 2025, HWI menerima uang potongan upah pungut sebesar Rp 25 juta sampai dengan Rp 50 juta per triwulan yang dikumpulkan melalui RZI. Sementara pada 2026, HWI menerima uang potongan upah pungut sebesar Rp 70 juta per triwulan melalui RZI,” jelas Taufik.
Rizqan Iryawan atau RZI diketahui menjabat sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Klaten.
Dugaan penerimaan dari potongan upah pungut tersebut menambah rangkaian aliran uang yang sedang ditelusuri KPK dalam perkara yang menyeret Hamenang.
Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka
Dalam pengembangan OTT Bupati Klaten dan sejumlah pihak lainnya, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka.
Mereka adalah Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luthfi, serta Muhammad Amin Wahyu Utomo dari PT Madani Winasis Creative.
Penetapan tersangka tersebut menjadi bagian dari proses hukum yang tengah berjalan. KPK masih mendalami dugaan aliran uang, pihak-pihak yang terlibat, serta keterkaitan setiap penerimaan dengan perkara yang disidik.
Dugaan penerimaan Rp2,08 miliar oleh Bupati Klaten Hamenang mencakup setoran rutin BUMD dan potongan upah pungut yang menurut KPK perlu ditelusuri lebih lanjut dalam penyidikan.***
Artikel Terkait
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Jadi Tersangka KPK! OTT Dugaan Suap Proyek, Uang Ratusan Juta Disita
KPK Ungkap Dugaan Suap Proyek dan Jual Beli Jabatan, Bupati Pemalang Terjaring OTT Bersama 20 Orang Lain
OTT Rektor Unsoed Buka Kotak Pandora Jalur Mandiri, KPK Beranikah Bongkar Kampus Lain?
KPK OTT BNPB, 14 Orang Termasuk Rustian Diamankan, Uang Rp1,4 Miliar dan Emas Disita
BNPB Buka Akses Data untuk KPK Usai OTT Rustian, Inspektorat Telusuri Dokumen Internal
OTT BNPB Seret 5 Tersangka, KPK Buka Peluang Periksa Suharyanto, Kepala BNPB yang Kini Jadi Perhatian Publik
KPK Ungkap 2 Klaster OTT BNPB, Dana Siap Pakai Bencana Diduga Diselewengkan Sejak 2022
Usai 14 Jam Diperiksa KPK, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Minta Maaf, 20 Orang Diamankan dan Rp1 Miliar Disita
OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Juru Bicara KPK Sita Rp1,9 Miliar dan Ungkap 5 Klaster Dugaan Korupsi
Gentong Biru Berisi Uang Rp1,9 Miliar Disita KPK dalam OTT Bupati Klaten, Ini Dugaan Kasus yang Diusut
OTT Bupati Klaten, Tong Biru Berisi Rp934 Juta Terungkap, KPK Sita Uang Rp1,2 Miliar dan Tetapkan Tiga Tersangka